Teheran menyebut klaim damai Trump sebagai 'berita palsu', sementara serangan terus berlanjut

Korps Garda Revolusi Iran menyebut Trump sebagai ‘presiden Amerika yang penipu’ dan mengatakan bahwa ‘perilakunya yang kontradiktif tidak akan membuat kita melupakan medan perang’.

hidup

Personil darurat bekerja di lokasi serangan di sebuah bangunan tempat tinggal, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 23 Maret 2026. Majid Asgaripour/WANA (Kantor Berita Asia Barat) melalui REUTERS PERHATIAN EDITOR - GAMBAR INI DISEDIAKAN OLEH PIHAK KETIGA

Video ini mungkin berisi pola atau gambar cahaya yang dapat memicu kejang atau menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang yang memiliki sensitivitas penglihatan.

Al Jazeera Langsung

  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan hal itu diskusi sedang berlangsung dengan Iran untuk “menentukan apakah kesepakatan yang lebih luas dapat dicapai”, dengan mengatakan bahwa “kali ini, Iran serius; mereka ingin penyelesaian. Mereka menginginkan perdamaian”.
  • Tetapi Teheran membantah bahwa pembicaraan dengan AS sedang berlangsung, dan ketua parlemen Iran mengatakan bahwa klaim tersebut adalah “berita palsu” dan “digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak”.

  • Related Posts

    Pemilik Warung Remang-remang di Subang Ditemukan Tewas Membusuk, Polisi Selidiki

    Jakarta – Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang. Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya, diduga telah meninggal dunia lebih dari satu hari…

    Tak Lagi Tahanan Rumah, Eks Menag Yaqut Tiba di Gedung KPK

    Jakarta – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut tiba di gedung KPK. Yaqut kembali ditahan setelah menjalani tes kesehatan dan sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. Pantauan detikcom…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *