Prabowo Panggil Menhut Raja Juli ke Istana Siang ini

PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 12 Maret 2026. Berdasarkan pantauan Tempo, Raja Juli tiba sekitar pukul 13.30 WIB.

Ia tampak mengenakan kemeja batik dan peci hitam. Raja mengaku tak mengetahui agenda pertemuan hari ini, namun dia menyiapkan sejumlah bahan mengenai isu kehutanan. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Tentang taman nasional, tentang cara kita membuat satuan tugas pendanaan taman nasional, ya, macam-macam lah,“ ucap Raja di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis siang. 

Adapun satgas pembiayaan taman nasional ini dibentuk untuk mempercepat pendanaan berkelanjutan bagi 57 taman nasional di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu berkata, lebih dari 50 taman nasional itu selama ini memiliki anggaran yang ala kadarnya. “Dan kami berharap ada taman nasional kita yang berkelas dunia, yang ini perlu pendanaan dari, selain dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),“ ucapnya. 

Pada Kamis, 22 Januari 2026, Raja Juli Antoni mengatakan satuan tugas pembiayaan taman nasional bakal memberi arahan strategis maupun mengoordinasikan pelaksanaan Strategi dan Kerangka Investasi Pembiayaan Taman Nasional. “Kedua, revisi terhadap seluruh regulasi yang diperlukan, serta penerbitan regulasi baru apabila dibutuhkan, guna memungkinkan Indonesia bermitra secara efektif dengan sektor swasta,” ujarnya di Jakarta, sebagaimana diberitakan Antara

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo agar pemerintah mengambil langkah-langkah luar biasa untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati nasional dan taman nasional.

Salah satu implementasi dari arahan tersebut adalah Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Provinsi Aceh yang difokuskan pada perlindungan gajah Sumatera melalui pembiayaan berkelanjutan. Komitmen ini, lanjut Raja, bermula dari dialog antara Presiden Prabowo dengan Raja Charles III.

“Dalam dialog Presiden Republik Indonesia dengan Yang Mulia Raja Inggris pada November 2024, Presiden Prabowo berkomitmen menyediakan lahan seluas 20 ribu hektare untuk konservasi gajah. Pada Agustus 2025, komitmen ini diperluas menjadi 90.000 hektare,” kata dia.

  • Related Posts

    Ini Pesan Kapolri ke Personel Operasi Ketupat 2026 dan Pengamanan Idul Fitri

    Jakarta – Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk pelayanan perayaan Idul Fitri digelar di Monas, Jakarta Pusat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi pesan untuk personel terkait pengamanan Idul…

    Sinyal perang: Bagaimana Rusia dan Tiongkok membantu Iran melihat medan perang

    Ketika tiga pejabat senior Amerika mengatakan kepada The Washington Post bahwa Rusia memberikan intelijen sensitif kepada Iran, termasuk lokasi pasti kapal perang dan pesawat AS yang beroperasi di Timur Tengah,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *