INFO NASIONAL – Sekretaris Badan Keahlian DPR RI Bayu Prasetyo mengatakan kegiatan Ramadan Fast 1447 H menjadi momentum bagi pegawai untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja.
Hal itu ia sampaikan saat membuka rangkaian kegiatan Ramadan Fast 1447 H bertema Fastabiqul Khairat: Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan (QS. 2:148) – Momentum Meraih Kebaikan Masa Kini dan Masa Depan di Gedung Nusantara, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bayu mengajak seluruh pegawai mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT dan menjadikannya sebagai landasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Kita bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang tidak terhitung. Karena itu, sebaiknya kita bersyukur dari hati. Insyaallah dengan bersyukur hidup akan lebih makmur dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Dia pun mengajak seluruh hadirin meneladani Nabi Muhammad SAW serta berharap memperoleh syafaat beliau di akhirat kelak. Menurut Bayu, penyelenggaraan Ramadan Fast merupakan upaya menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat kualitas keimanan dan ketakwaan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Badan Keahlian DPR RI.
“Tagline Fastabiqul Khairat kami pilih sebagai pengingat agar bulan suci Ramadan menjadi momentum meningkatkan keimanan, memperkuat kompetensi diri, serta menebarkan kebaikan,” kata Bayu.
Menurut Bayu, Badan Keahlian DPR RI memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan fungsi DPR, terutama di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan. Aktivitas kerja yang padat dan dinamis, Bayu melanjutkan, perlu diimbangi dengan penguatan spiritual.
“Kegiatan Ramadan Fast kami hadirkan sebagai ruang refleksi agar aktivitas profesional yang padat dapat diimbangi dengan penguatan nilai-nilai spiritual,” ujarnya.
Ramadan Fast tahun ini diisi sejumlah kegiatan, antara lain lomba video dakwah kreatif antar pusat di lingkungan Badan Keahlian DPR RI yang diunggah melalui media sosial. “Saya melihat banyak bakat terpendam di lingkungan Badan Keahlian. Banyak yang kreatif dan mampu menyampaikan pesan kebaikan Ramadan dengan cara yang menarik,” kata Bayu.
Selain lomba video dakwah kreatif, kegiatan juga diisi talkshow Ramadan yang bertujuan memberikan motivasi serta memperkuat semangat bekerja dan beribadah. Pada 13 Maret 2026 juga akan digelar santunan serta buka puasa bersama anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Bayu berharap rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum ibadah secara personal, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan solidaritas di lingkungan Badan Keahlian DPR RI.
“Harapannya kegiatan ini tidak hanya mendekatkan kita kepada Allah secara personal, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta menumbuhkan semangat positif dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan Ramadan Fast, termasuk panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
Bayu juga mengingatkan bahwa lembaga yang besar tidak hanya dibangun oleh sistem yang baik, tetapi juga oleh manusia yang memiliki integritas dan semangat kebersamaan. “Saya meyakini dengan memperkuat silaturahmi, soliditas, dan integritas, kita dapat menghadirkan lebih banyak kebaikan untuk masa kini maupun masa depan,” ucapnya. (*)






