Bareskrim Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Ada Teh Cina Isi Sabu-Vape Obat Keras

Jakarta

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba yang disita dari sejumlah pengungkapan kasus. Barang bukti tersebut terdiri dari sabu yang dibungkus teh Cina hingga vape berisikan etomidate.

Pemusnahan digelar di Mabes Polri pada Rabu (4/3) melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) hingga Kejaksaan. Tiga orang tersangka berinisial RF, AP dan M juga dihadirkan. Dari tersangka RF, polisi menyita 23 bungkus teh hijau isi narkotika.

“Barang bukti tersangka RF yaitu 23 bungkus teh hijau merk Guanyiwang yang di dalamnya berisi narkotika jenis kristal atau sabu dan 95 bungkus catridge pods yang di dalamnya berisi cairan liquid mengandung etomidate,” kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan barang bukti narkoba. (dok.istimewa)Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan barang bukti narkoba. (dok.istimewa) Foto: Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan barang bukti narkoba. (dok.istimewa)

Sementara dari tersangka AP, polisi menyita barang bukti tiga bungkus teh hijau berisikan sabu. Polisi juga memusnahkan dua bungkus plastik besar berisikan sabu yang disita dari tersangka M.

“Barang bukti tersangka M yaitu dua bungkus plastik klip besar berwarna kuning yang di dalamnya berisi narkotika jenis kristal atau sabu,” ujarnya.

Eko mengatakan petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap barang bukti. Setelahnya, barang haram itu dimasukkan ke dalam mesin pembakaran untuk dimusnahkan.

“Sebelum melakukan pemusnahan barang bukti, petugas Puslabfor Bareskrim Polri melakukan pengecekan keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu dan catridge pods etomidate kemudian dimasukkan ke dalam mesin pembakaran incinerator,” jelasnya.

(wnv/eva)

  • Related Posts

    Apa yang disampaikan oleh apel busuk Afghanistan kepada kita tentang sektor buruknya

    Pada bulan April, saya menemani seorang teman berkunjung ke desa-desa di provinsi Daikundi, Afghanistan tengah. Tujuan dari perjalanan ini adalah untuk berbicara dengan para petani penerima manfaat dari proyek yang…

    'Nggak Ada Semingguan Aja Puyeng', Saat Bank Terapung Diandalkan Warga Tidung

    Jakarta – Pucuk dicinta ulam tiba. Seperti peribahasa ini, Moh Said dan sejumlah warga di Pulau Tidung pagi itu senang melihat kehadiran Teras Kapal BRI Bahtera Seva I yang mereka…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *