Tangis Ibu Saat Fandi ABK Medan Divonis 5 Tahun Penjara: Saya Harap Bebas

Jakarta

Anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadhan, divonis 5 tahun hukuman penjara terkait kasus penyelundupan 1,9 ton sabu. Ibu Fandi, Nirwana, mengatakan anaknya tidak seharusnya menjalani hukuman penjara.

“Saya berharap Fandi bebas,” kata Nirwana sambil menangis usai sidang di Pengadilan Negeri Batam, dilansir detikSumut, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ayah Fandi, Sulaiman, mengaku berterima kasih kepada majelis hakim atas putusan yang dijatuhkan kepada anaknya. Dia berterima kasih Fandi lolos dari hukuman mati.

“Saya berterima kasih kepada majelis hakim. Terima kasih atas kebaikan bu hakim. Saya sebagai orang tua mengucapkan terima kasih,” kata Sulaiman.

Kuasa hukum Fandi Ramadhan, Bachtiar Batu Bara, mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya atas putusan tersebut. Ia menyebut selisih antara tuntutan jaksa dan vonis hakim memang cukup jauh.

Putusan itu dibacakan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (5/3). Majelis hakim yang dipimpin ketua majelis Tiwik dengan hakim anggota Douglas Napitupulu dan Randi Jastian Afandi menyatakan Fandi terbukti bersalah.

Bace berita selengkapnya di sini.

(whn/tor)

  • Related Posts

    Misteri Sosok Pria dan Surat 'Kakak' Terkait Bayi di Gerobak Nasi

    Jakarta – Penemuan bayi perempuan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel) masih menyisakan misteri. Polisi masih mencari sosok orang tua (ortu) dari bayi tersebut. Saat ini, belum diketahui juga soal…

    Nicke Widyawati Sebut Untung-Rugi LNG dengan Corpus Christi Belum Bisa Dihitung

    Jakarta – Mantan Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati menyebut kerugian maupun keuntungan dalam pengadaan gas alam cair (LNG) dengan Corpus Christi Liquefaction LLC (CCL) belum bisa dihitung. Nicke mengatakan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *