Jakarta –
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronika Tan untuk menitipkan pesan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bahwa persoalan lahan Sumber Waras sudah selesai. Ahok merespons hal itu dengan berterima kasih.
Pesan itu disampaikan Pramono saat perayaan Cap Go Meh di Glodok, Selasa (3/3) yang juga dihadiri Veronika. Pramono berkelakar menitipkan pesan untuk Ahok kepada Veronica yang merupakan mantan istri Ahok.
“Terima kasih, akhirnya kebenaran muncul,” kata Ahok saat ditanya responsnya terkait polemik Sumber Waras yang telah berakhir, Rabu (4/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengatakan seharusnya Pemprov Jakarta sudah memiliki rumah sakit (RS) kanker terbesar yang dibangun di lahan tersebut. Dia mengatakan rumah sakit itu juga akan dilengkapi apartemen 500 kamar untuk merawat pasien kanker.
“Kalau mau mengeluh, harusnya DKI udah punya RS kanker terbesar dan punya apartemen 500 kamar buat nampung pasien kanker stadium 4 di palliative care di apartemen tersebut,” ujarnya.
Dia berharap RS internasional dapat dibangun setelah persoalan Sumber Waras tuntas. Ahok berharap penanganan pasien kanker yang menggunakan BPJS dapat tertangani dengan baik di Jakarta.
“Ada RS internasional yang bisa bantu kekurangan penanganan pasien kanker terutama BPJS,” ucapnya.
Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras di Jakarta Barat pertama kali muncul di era kepemimpinan Ahok pada tahun 2015. Kasus ini berawal saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menyerahkan Laporan Keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2014.
Pada tahun 2025, KPK menyatakan tidak menemukan unsur melawan hukum terkait pembelian lahan RS Sumber Waras. Penyelidikan kasus tersebut telah dihentikan.
“Benar, penyelidikan perkara tersebut sudah dihentikan karena tidak ditemukan unsur perbuatan melawan hukumnya,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, ketika dihubungi, Senin (27/10/2025).
Pramono kemudian mengunjungi lahan RS Sumber Waras pada Senin (27/10/2025). Dia menjelaskan proses penyelidikan terkait pembelian lahan yang sempat dilakukan KPK telah tuntas. Dia mengatakan Pemprov DKI siap melanjutkan rencana pembangunan rumah sakit di atas lahan seluas 3,6 hektare tersebut.
“Status penyelidikannya sudah dihentikan tahun 2023 oleh KPK. Dulu sempat ada temuan NJOP terlalu tinggi dengan selisih Rp 191 miliar, tapi sekarang nilai tanahnya sudah naik jadi Rp 1,4 triliun. Jadi sudah tidak mungkin dibatalkan,” kata Pramono.
Terbaru, Pramono kembali menyatakan urusan Sumber Waras sudah tuntas. Pramono menyebut lahan Sumber Waras siap untuk dibangun rumah sakit internasional. Nama rumah sakit tersebut, kata dia, akan diumumkan pada waktunya. Dia berharap bisa menuntaskan pekerjaan rumah dari para mantan Gubernur DKI.
Tolong disampaikan ke Pak Ahok, Bu. Saya sudah selesaikan yang namanya Sumber Waras. Yang dulu jadi beban, alhamdulillah sekarang sudah selesai semuanya,” kata Pramono disambut tepuk tangan peserta kegiatan Cap Go Meh di Glodok, Selasa (3/3).
Saksikan Live DetikPagi:
(dek/haf)






