KETUA Departemen Luar Negeri dan Kerjasama Internasional DPP PKB Luluk Nur Hamidah mengutuk operasi militer terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Serangan Amerika Serikat dan Israel itu membuat Khamenei tewas. Menurut Luluk, serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional.
“Tidak dapat diterima dalam norma kemanusiaan, dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin, 2 Maret 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Luluk menilai penyerangan terhadap pemimpin negara berdaulat bisa membuat dunia bergerak menuju sistem internasional yang diatur oleh kekuatan militer, bukan oleh hukum. Ke depan, kata dia, negara lain juga berpotensi mengalami nasib serupa dengan Iran. “Ketika pembunuhan terhadap pemimpin negara dianggap sah, maka tidak ada lagi jaminan keamanan bagi bangsa mana pun,” ujar dia.
Menurut dia, ketiadaan sanksi tegas terhadap berbagai pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, khususnya serangan Israel terhadap Palestina, membuka ruang keberanian baru bagi eskalasi kekerasan. Dia khawatir konflik akibat kekerasan semakin luas.
“Ketika standar ganda dipelihara, agresi akan terus berulang. Ketika keadilan tidak ditegakkan secara konsisten, konflik akan semakin meluas,” kata dia.
Bagi dia, kemanusiaan tidak boleh kalah oleh kepentingan geopolitik dan dominasi kekuatan militer. Kemanusiaan juga tidak boleh dikorbankan demi agenda kekuasaan global. “Dunia membutuhkan keadilan yang universal, bukan hukum yang hanya berlaku bagi yang lemah,” kata dia.
PKB, kata dia, pun menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan ini. Dia juga meminta PBB menjatuhkan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran hukum internasional tanpa standar ganda, termasuk kepada Israel dan pihak yang mendukungnya (Amerika).
PBB juga didorong melakukan de-eskalasi konflik dan membuka jalur diplomasi. Pun melindungi rakyat sipil dari dampak konflik yang semakin luas di kawasan Timur Tengah.
Diketahui, Israel melancarkan serangan tanpa provokasi sebelumnya terhadap Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. Serangan terhadap Iran disebut dilakukan sebagai operasi militer gabungan antara AS dan Israel. Serangan itu membuat tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.





