Bukber dengan Mahasiswa, Kapolda Sumsel Ajak Pemuda Jaga Narasi Persatuan

Jakarta

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menggelar buka puasa bersama bareng Organisasi Kepemudaan (OKP), Cipayung Plus, dan mahasiswa se-Sumatera Selatan di Hotel Harper Palembang pada Senin (23/2). Irjen Sandi menegaskan peran pemuda dalam stabilitas bangsa.

Dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (26/2/2026), kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi Ramadan, melainkan bagian dari pendekatan dialogis Polri dalam membangun kolaborasi preventif dengan generasi muda sebagai mitra strategis dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irjen Sandi memimpin langsung acara buka puasa tersebut didampingi para pejabat utama Polda Sumsel. Dalam sambutannya, Irjen Sandi menegaskan stabilitas keamanan tidak dapat dibangun hanya oleh aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa, khususnya pemuda dan mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki posisi penting sebagai moral force dan agent of change yang berpengaruh dalam membentuk opini publik serta menjaga suasana sosial tetap kondusif.

“Harkamtibmas bukan hanya tugas Polri. Ini tanggung jawab kita bersama. Dari forum seperti inilah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang menentukan arah bangsa,” ujar Kapolda Sumsel.

Ia juga mengajak seluruh organisasi mahasiswa untuk menjaga narasi persatuan, menolak provokasi, serta mendorong ruang diskusi yang konstruktif dan berorientasi pada solusi. Irjen Sandi menekankan perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun harus dikelola dalam semangat persatuan dan kepentingan bangsa.

Sejak menjabat pada awal Januari lalu, Irjen Sandi aktif membangun komunikasi dengan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemahasiswaan. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi cooling system untuk menjaga situasi Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya menambahkan kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polda Sumsel dalam membangun hubungan yang setara dan inklusif dengan generasi muda.

“Momentum Ramadan ini kami maknai sebagai ruang memperkuat ukhuwah kebangsaan. Dialog yang terbangun hari ini menjadi pondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan inklusif,” ujarnya.

Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa stabilitas keamanan bukan semata hasil penegakan hukum, tetapi juga buah dari komunikasi, kemitraan, dan partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

(isa/ygs)

  • Related Posts

    Gagal Nyalip, Pemotor di Bogor Tewas Terlindas Truk Boks

    Jakarta – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah sepeda motor dan truk boks di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan itu. “Korban…

    Satgas PRR Pastikan Pemutakhiran Data Penerima Huntara & DTH Dilakukan

    Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menegaskan terbuka terhadap usulan baru pendirian hunian sementara (huntara) dan daftar penerima baru dana tunggu hunian (DTH) untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *