Awas! Dapur MBG Pakai Mobil Operasional Buat Belanja ke Pasar Bisa Disuspend

Jakarta

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memperingatkan para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak memakai mobil operasional untuk belanja ke pasar. Nanik menegaskan mobil operasional hanyak dipakai untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah.

“Mobil operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apalagi untuk urusan lain,” katanya dalam keterangan di Jakarta, dilansir kantor berita Antara, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nanik mengatakan pihaknya menyiapkan sanksi bagi SPPG yang masih menggunakan mobil operasional untuk berbelanja ke pasar. Sanksi itu berupa penghentian sementara operasional SPPG.

Ia menekankan pentingnya kebersihan maupun higienitas mobil operasional SPPG yang harus dijaga dengan ketat. Jika dipakai untuk berbelanja ke pasar, katanya, bisa dipastikan bahwa bahan baku pangan yang dibeli masih harus dibersihkan lagi.

“Kalau miitra memaksa untuk memakai mobil operasional SPPG untuk berbelanja atau urusan lain yang tidak berkaitan dengan distribusi MBG, kepala SPPG harus menolak dengan tegas. Saat berbelanja, pihak mitra atau pemasok yang harus mengupayakan kendaraan sendiri untuk mengangkut bahan pangan ke SPPG,” katanya.

Kata Nanik, ketika bahan baku pangan yang dipasok pemasok sampai di SPPG pada sore hari, pengawas gizi, pengawas keuangan, dan asisten lapangan harus mengecek semua bahan baku pangan itu. Pengawas gizi harus mengecek kondisi, kualitas, dan juga kesegaran bahan pangan yang dibeli mitra dari para pemasok.

“Kalau Anda menemukan bahan baku sudah tidak layak, apalagi busuk, dan harganya di-mark up, jangan terima. Anda harus tegas, kembalikan kepada pemasok, dan minta yang baru,” katanya.

Pengecekan yang teliti dan keputusan yang tegas diperlukan pada saat krusial ini. Sebab, katanya, dalam beberapa kasus kejadian keamanan pangan yang dialami beberapa SPPG, saat penerimaan bahan baku sudah sempat terpantau kondisi bahan baku pangan yang kurang segar atau kurang baik.

(whn/idn)

  • Related Posts

    Waka DPRD DKI Minta Pemprov Tindak Tegas 185 Lapangan Padel Tak Berizin PBG

    Jakarta – Ada 185 lapangan padel di Jakarta yang belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Wakil Ketua (Waka) DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Pemprov DKI Jakarta bertindak tegas. “Terhadap…

    Petaka Adik di Jakut Getok Palu Kepala Kakak hingga Hilang Nyawa

    Jakarta – Malang nasib pria berinisial MAR (21). Ia tewas di tangan adik kandungnya yang berinisial MAH (16). Peristiwa berdarah ini terjadi di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Selasa (24/2/2026).…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *