10 Sekolah Rakyat akan Berdiri di Jakarta

SEKRETARIAT Kabinet mengumumkan akan ada sepuluh sekolah rakyat di Jakarta dalam waktu dekat. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf membahas wacana itu saat bertemu pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut keterangan Sekretariat Kabinet, pemerintah telah meninjau sejumlah sekolah di Jakarta yang akan menjadi sekolah rakyat. “Termasuk sekolah-sekolah yang telah ditinjau bulan lalu,” seperti tertulis dalam keterangan itu, Ahad, 31 Mei 2026.

Rencananya, sepuluh sekolah rakyat di Jakarta akan menampung 1.000 siswa kurang mampu. Mereka termasuk anak-anak yang tidak bersekolah, putus sekolah, hingga anak jalanan.

Program sekolah rakyat juga ditargetkan berjalan di daerah-daerah lain. Pembukaan sekolah rakyat tahun ajaran baru yang akan dimulai pada Juli 2026.

Kementerian Sosial bersama Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan 93 gedung permanen sekolah rakyat tahap II selesai pada Juni 2026. Gedung tersebut ditargetkan mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan percepatan pembangunan dilakukan agar sekolah rakyat permanen dapat segera beroperasi. “Target penyelesaian pembangunan pada 93 titik pembangunan gedung Sekolah Rakyat telah diusahakan dan didukung Pak Menteri PU agar bulan Juli bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran tahun 2026/2027,” kata Saifullah seusai rapat koordinasi dengan Menteri PU di kantor Kemensos, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Selain pembangunan tahap II, pemerintah juga mulai menjalankan pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap III yang dibagi menjadi tahap III A, III B, dan III C berdasarkan kesiapan lahan dan persyaratan administrasi lainnya.

Saifullah mengatakan pemerintah juga menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia untuk menyiapkan sarana pembelajaran digital dan jaringan internet di sekolah rakyat. “Infrastruktur pembelajaran digital, instalasi sambungan internet maupun hal-hal lain yang terkait pembelajaran digital sedang disiapkan,” ujar dia.

Dalam proses transisi dari sekolah rakyat rintisan menuju permanen, Kemensos juga berencana merekrut lebih dari 3 ribu guru dan 5 ribu tenaga kependidikan tahun ini. Pemerintah juga menargetkan penerimaan lebih dari 32 ribu siswa baru.

Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Buat Apa Prabowo Bolak-Balik ke Prancis

  • Related Posts

    45+ Ucapan Hari Raya Waisak 2570 BE untuk Keluarga hingga Teman

    Jakarta – Hari Raya Waisak 2570 BE diperingati hari ini oleh umat Buddha di berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi momen ibadah dan refleksi, Waisak juga kerap dimanfaatkan untuk berbagi…

    Aksi Bang Jago Palak Pelat B di Dago: Tambahin, Rp 50 Ribu Terserah!

    Bandung – Aksi premanisme dilakukan seorang pria kepada pengendara berpelat nomor B di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Bang Jago itu meminta uang lebih dari Rp 50…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *