Jakarta (Redaksi) – Atlet Indonesia Tio Hutauruk, Muhammad Reza Falevi, Allif Nafilah, dan Siti Nur Arasy terhenti pada babak grup soft tennis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dalam pertandingan Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Selasa.
Tio Hutauruk yang bersaing pada tunggal putra grup F tampil gemilang dalam pertandingan pertama, menekuk wakil Pakistan Muhammad Ali dengan skor telak 4-0. Namun, Hutahuruk harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Toshiki Uematsu yang mengalahkannya dengan skor 4-2 pada pertandingan kedua.
Hutauruk bangkit pada pertandingan ketiga dengan mengalahkan wakil Kamboja Samsocheaphearun 4-2, namun dua kemenangan tersebut tidak cukup mengantarnya ke babak gugur karena hanya ada satu wakil yang berhak lolos ke fase gugur.
Sementara, Muhammad Reza Falevi yang bersaing di Grup E mengawali langkah dengan hasil positif saat membungkam atlet Laos Bekki Vongphakdy 4-0.
Namun pada pertandingan penentuan, Falevi menelan kekalahan 3-4 dari atlet Filipina Sherwin Nuguit.
Baca juga: Soft Tennis Indonesia bidik dua perak Asian Games 2026
Siti Nur Arasy yang turun pada tunggal putri juga mengawali perjalanannya dengan hasil positif saat menekuk wakil Kamboja Chheavhouy 4-0 di Grup E. Namun, usaha Siti mengamankan tiket ke perempat final gagal saat menelan kekalahan 1-4 dalam pertandingan kedua melawan Min-yu Chiang dari Chinese Taipei.
Kemudian, tunggal putri Allif Nafiiah yang berhasil mengatasi atlet Filipina Princess Catindig dengan skor 4-1 pada pertandingan kedua, juga gagal melaju ke perempat final.
Nafiiah menelan kekalahan 1-4 pada pertandingan kedua melawan wakil Korea Utara So Hyang Ri.
Perjuangan keempat wakil Indonesia yang terhenti tersebut menutup peluang soft tennis Indonesia menambah perolehan medali pada ajang multi-cabang olahraga terbesar di Asia itu.
Sebelumnya, tim soft tennis Indonesia mempersembahkan medali perunggu dari nomor beregu putra. Pencapaian tersebut menjadi medali ketiga bagi Kontingen Merah Putih pada ajang multi cabang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Baca juga: Bagus bertekad tingkatkan kemampuan soft tennis
Perjalanan tim beregu putra Indonesia di Grup B dimulai dengan kemenangan 3-0 atas Nepal. Kemenangan tersebut diperoleh melalui kontribusi pasangan Tio Hutauruk/Fernando Sanger serta pemain tunggal Bagus Pradewa.
Indonesia kemudian menghadapi Korea Selatan pada pertandingan berikutnya. Meski sempat menelan kekalahan 1-2, Indonesia tetap melaju ke babak perempat final dengan status runner-up Grup B.
Pada babak perempat final, tim beregu putra Indonesia kembali menunjukkan performa positif dengan menyingkirkan India melalui kemenangan 2-0. Hasil tersebut memastikan langkah Indonesia berlanjut ke babak semifinal sekaligus membuka peluang untuk meraih medali.
Namun, perjalanan tim beregu putra Indonesia terhenti pada babak semifinal setelah menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Jepang. Hasil tersebut membuat Indonesia memastikan medali perunggu dari nomor beregu putra pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Baca juga: Falevi awali langkah di soft tenis dengan taklukkan wakil Laos 4-0
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Imam Santoso
Copyright © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.