Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Agung Surahman

PRESIDEN Prabowo Subianto menghadiri pernikahan asisten pribadinya, Agung Surahman, di Gedung Sasono Utomo di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Ahad pagi, 18 Januari 2026. Prabowo menjadi saksi pernikahan untuk Agung dan pasangannya, Aulia Mahardiana Warsitoarti. Selain Prabowo, mantan presiden, Joko Widodo, menjadi saksi pernikahan.

Dilansir Antara, Prabowo dan Jokowi duduk di sisi samping kanan dan kiri meja tempat berlangsungnya akad. Keduanya tampak mengenakan jas beserta kopiah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Prosesi ijab kabul dipimpin oleh penghulu dari Kantor Urusan Agama Cipayung, Jakarta Timur, dan berlangsung pukul 10.48 WIB. Prosesi itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan nasihat pernikahan dari penghulu.

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai saksi pernikahan sekretaris pribadinya, Agung Surahman, di Gedung Sasono Utomo, TMII, Jakarta, 18 Januari 2026. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Kemudian, penghulu memulai prosesi ijab kabul bersama Agung Surahman. Setelah pengucapan ijab kabul, Prabowo dan Jokowi—selaku saksi pernikahan—mengucapkan “sah”.

Sejumlah pejabat negara turut menghadiri prosesi akad sekretaris pribadi Prabowo itu. Beberapa di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, hingga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Kemudian, ada pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

Selain itu, tampak hadir Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

  • Related Posts

    DPR: Kasus Ijazah Jokowi Jadi Contoh Restorative Justice

    KETUA Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Habiburokhman berharap mekanisme restorative justice atau keadilan restoratif dapat diterapkan dalam penyelesaian perkara hukum, seperti kasus dugaan ijazah palsu mantan presiden Joko Widodo. Habiburokhman…

    Video Call Terakhir Pramugari Pesawat ATR 42-500 Sebelum Jatuh di Sulsel

    Jakarta – Florencia Lolita Wibisono atau Olen (32), pramugari Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), ternyata sempat menghubungi ibunya melalui video call. Olen…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *