Korban Bencana Tapteng Ngaku Diusir dari Pengungsian, Pemkab Buka Suara

Jakarta

Viral video warga korban bencana alam di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) mengaku diusir dari lokasi pengungsian. Pemkab Tapteng memastikan bahwa hal tidak benar.

Dilansir detikSumut, dalam video yang beredar, warga ini mengaku korban bencana Tapteng. Mereka mengaku diusir oleh Bupati Tapteng.

“Malam ini kami menerima keluhan dari masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Masyarakat malam ini katanya, saya menduga ini diusir oleh Bupati Tapanuli Tengah Bapak Masinton Pasaribu,” ujar seorang pria dalam video dikutip, Selasa (13/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Pemkab Tapteng membantah hal tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Tapteng Basyri Nasution memastikan Bupati Masinton tidak pernah mengusir pengungsi.

“Terkait pernyataan dalam video yang beredar itu tidak benar. Bupati tidak pernah mengusir pengungsi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” ungkap Basyri dikutip dari media sosial Pemkab Tapteng.

Basyri mengatakan beberapa hari sebelumnya Pemkab Tapteng menerima informasi adanya warga yang mengungsi di GOR Pandan, namun ternyata tidak terdampak bencana. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Tapteng melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Lurah setempat.

“Hasil pendataan menunjukkan memang ada beberapa keluarga yang tidak terdampak sama sekali. Setelah rumah mereka dibersihkan dan dinyatakan layak huni, sebagian dari mereka dikembalikan ke rumah masing-masing diberikan bantuan logistik berupa paket sembako,” tuturnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

(rdp/dhn)

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Sejumlah WNA Tertahan di Bali Imbas Penerbangan Terdampak Perang Iran

    Jakarta – Perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran berdampak pada sejumlah penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. Sejumlah penumpang mengaku kebingungan dan terpaksa memperpanjang masa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *