Menlu Mesir dan utusan AS bahas konflik Israel-Iran

Menlu Mesir dan utusan AS bahas konflik Israel-Iran

  • Minggu, 22 Juni 2025 09:14 WIB
  • waktu baca 2 menit
Menlu Mesir dan utusan AS bahas konflik Israel-Iran
Ilustrasi logo Xinhua. (ANTARA/Xinhua)

Kairo (ANTARA) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Mesir Badr Abdelatty pada Sabtu (21/6) mengadakan pembicaraan melalui telepon dengan Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah Steve Witkoff guna membahas ketegangan militer yang meningkat antara Israel dan Iran, kata Kementerian Luar Negeri Mesir dalam sebuah pernyataan.

Dalam pembicaraan via telepon tersebut, Abdelatty menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas eskalasi yang terjadi saat ini dan memperingatkan bahwa hal tersebut merupakan “ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan.”

“Tidak ada solusi militer untuk konflik,” kata Abdelatty, seraya menegaskan kembali sikap Mesir bahwa “penyelesaian damai dan dialog politik tetap menjadi satu-satunya pilihan untuk memastikan stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.”

Ia juga menyerukan dimulainya kembali negosiasi AS-Iran mengenai program nuklir Iran sebagai langkah kunci menuju deeskalasi.

Sementara itu, Witkoff menjelaskan kepada Menlu Mesir mengenai “penilaian AS terhadap perkembangan dan berbagai upaya yang sedang mereka lakukan untuk memberikan kesempatan kepada diplomasi guna menangani krisis ini,” menurut pernyataan tersebut.

Mesir telah mengintensifkan upaya diplomatik untuk menahan eskalasi militer Israel-Iran, dengan Abdelatty mengadakan pembicaraan dengan pihak-pihak regional dan internasional dalam upaya untuk mendorong penyelesaian, di tengah kekhawatiran akan potensi intervensi langsung AS dalam perang melawan Iran.

Eskalasi militer Israel-Iran saat ini dimulai pada 13 Juni, ketika Israel melancarkan serangkaian serangan udara dan drone berskala besar yang menargetkan sejumlah situs nuklir dan militer Iran, yang menewaskan banyak petinggi militer dan ilmuwan nuklir. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Aktivis HAM Papua Ungkap Penyebab Gibran Batal ke Yahukimo

    DIREKTUR Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua Theo Hesegem mengatakan batalnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Yahukimo menunjukkan Papua tidak aman. Dia menduga pembatalan kunjungan karena Tentara Pembebasan…

    Peringati Natal 2025, Kapolda Metro Ajak Personel Perkuat Semangat Pengabdian

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono menghadiri Perayaan Natal Tahun 2025 jajaran Polda Metro Jaya. Irjen Asep mengajak seluruh…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *