Disperindakopum Natuna siapkan dana Rp100 juta subsidi bahan pangan

Disperindakopum Natuna siapkan dana Rp100 juta subsidi bahan pangan

  • Kamis, 13 Maret 2025 10:35 WIB
  • waktu baca 2 menit
Disperindakopum Natuna siapkan dana Rp100 juta subsidi bahan pangan
Kepala Disperindagkopum Natuna  Marwan Sjah Putra. ANTARA/Muhamad Nurman

Insya Allah kegiatan kita laksanakan pada Minggu. Untuk anggaran, sudah kita siapkan sekitar seratus juta lebih. Jika ada sisa, akan kita adakan lagi pada waktu berikutnya

Natuna (ANTARA) – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkopum) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar Rp100 juta untuk mensubsidi bahan pangan, meliputi telur, tepung, gula pasir, dan minyak goreng.

Kepala Disperindagkopum Natuna Marwan Sjah Putra di Natuna, Kamis, mengatakan bahwa bahan pangan yang disubsidi akan dijual ke masyarakat melalui pasar murah.

Harga setiap komoditas yang dijual akan jauh di bawah harga pasar, dengan selisih bervariasi hingga Rp4.000.

Ia mengungkapkan bahwa pasar murah perdana akan dilaksanakan pada Minggu (16/3/2025) siang, di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.

“Insya Allah kegiatan kita laksanakan pada Minggu. Untuk anggaran, sudah kita siapkan sekitar seratus juta lebih. Jika ada sisa, akan kita adakan lagi pada waktu berikutnya,” ucap dia.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), pengusaha setempat, Dinas Perikanan, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Pasar murah ini digelar dalam rangka meningkatkan daya beli masyarakat selama Ramadhan.

Selain empat komoditas itu, pasar murah juga menyediakan beras SPHP, cabai, sayur, dan ikan. Untuk komoditas ikan dibiayai oleh Dinas Perikanan, sedangkan cabai dan sayur oleh DKPP.

“Stok bahan pangan aman, harga juga relatif stabil, hanya saja daya beli berkurang. Oleh karena itu, kita laksanakan pasar murah,” ujar dia.

Komoditas yang dijual pada Minggu nanti, lanjutnya, dibeli dari wilayah setempat. Langkah ini diambil untuk memudahkan distribusi apabila diperlukan penambahan apabila kurang saat kegiatan serta membantu meningkatkan penghasilan pengusaha lokal.

Menurut dia, operasi pasar dianggap perlu agar masyarakat dapat mencukupi kebutuhan selama Ramadhan dan meringankan beban ekonomi.

“Kesepakatan sementara, telur yang akan dijual sekitar 500 papan, tepung dan gula sekitar 400 kilogram. Jika kurang, akan ditambah, karena kita ambil dari wilayah setempat,” ujar dia.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan nanti merupakan operasi pasar nonsubsidi, yang berarti semua kalangan masyarakat bisa membeli, dan dalam pelaksanaannya, setiap orang hanya boleh membeli satu jenis dari setiap komoditas.

Ia berharap masyarakat membeli sesuai dengan kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

“Sengaja kita buat nonsubsidi agar semua bisa membeli, karena jika subsidi, hanya masyarakat tertentu yang bisa mendapatkannya,” ucap dia.

Baca juga: Eksplorasi Pertamina di perairan Natuna perkuat ketahanan energi

Baca juga: Pemkab Natuna gelar audiensi dengan maskapai penerbangan

Baca juga: OJK Kepri gandeng Pemkab Natuna untuk percepat akses keuangan daerah

Pewarta: Muhamad Nurman
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Mobil Boks SPPG Tabrak PKL di Bekasi, 1 Orang Tewas

    Jakarta – Kecelakaan lalu lintas mobil boks Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) menabrak dua pedagang kaki lima (PKL) terjadi di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Satu orang pedagang meninggal…

    Hakim: Ibam Tahu 5 Risiko Chromebook dan 3 Kelemahan Teknis Sejak Januari 2020

    Jakarta – Majelis hakim menyatakan mantan konsultan dari mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Ibrahim Arief alias Ibam, sejak awal telah mengetahui risiko penggunaan Chromebook. Hakim menyatakan Ibam juga mengetahui tiga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *