Wamen tekankan pentingnya PMI bekerja secara prosedural

Wamen tekankan pentingnya PMI bekerja secara prosedural

  • Senin, 2 Desember 2024 23:57 WIB
Wamen tekankan pentingnya PMI bekerja secara prosedural
Ilustrasi – Pekerja migran Indonesia atau tenaga kerja Indonesia. (ANTARA/Yuniati Jannatun Naim)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengingatkan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk bekerja ke luar negeri secara prosedural.

“Bapak-bapak yang berada di rumah ramah ini, kami sangat berharap untuk selanjutnya jika akan berangkat bekerja ke luar negeri untuk menempuh jalur yang prosedural sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Wamen Christina, sebagaimana keterangan pers di situs Web Kementerian P2MI, Senin.

Wamen Christina menyampaikan pernyataan itu saat melakukan peninjauan ke Rumah Ramah PMI di Pekanbaru, Riau pada Jumat (29/11).

Wamen menyampaikan kepada 13 orang PMI deportan dari Malaysia untuk menghindari jalur keberangkatan ke luar negeri secara non-prosedural.

Dia menjelaskan bahwa negara memang bertanggung jawab untuk memulangkan mereka ke kampung halaman. Tapi, dia berharap para PMI tersebut tidak kembali lagi ke Malaysia secara non-prosedural.

Wamen Christina juga berpesan kepada para deportan yang akan segera dipulangkan ke kampung halamannya untuk turut mensosialisasikan imbauan tersebut kepada keluarga masing-masing, bahwa berangkat bekerja secara non-prosedural memiliki risiko yang sangat besar.

Sementara itu, para pekerja migran yang menghuni Rumah Ramah PMI di Pekanbaru merupakan korban yang dideportasi melalui pintu Dumai, pada Selasa (26/11).

Selanjutnya, kepulangan para PMI tersebut ke domisili masing-masing akan difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau.

Baca juga: Analis: Peningkatan PMI manufaktur RI mencerminkan ekspansi produksi
Baca juga: BP3MI fasilitasi jemput pekerja migran RI alami koma di Singapura

Pewarta: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *