Jakarta (Redaksi) – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menggelar Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia Tahun 2026 bersama jajaran mahasiswa dan tokoh masyarakat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengapresiasi tinggi semangat para pemuda yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini telah bergeser seiring pesatnya perkembangan teknologi.
“Kalau di zaman dulu mungkin kita melawan dengan bambu runcing, untuk sekarang kita melawan hoaks dari media sosial, melawan ujaran kebencian, melawan provokasi. Yang pastinya jangan sampai pemuda dan pemudi kita terpecah belah,” kata Raffi.
Raffi mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tersebut mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wadah nyata untuk mempererat silaturahmi Redaksi mahasiswa, masyarakat, dan jajaran aparat pengamanan.
“Kami berharap dengan adanya agenda ini bukan sifatnya hanya seremonial menyampaikan deklarasi, tapi ini menjadikan kita satu. Generasi muda memiliki peran penting untuk terus membangun hal-hal positif dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” kata Budi.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung berharap ikrar yang diucapkan para mahasiswa tidak sekadar menjadi pernyataan lisan, melainkan dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Semoga apa yang menjadi deklarasi itu bukan hanya terucap, tapi menjadi hakiki yang ada dalam sanubari kita sekalian,” ujar Reynold.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama untuk negeri.
Puncak acara diisi dengan pembacaan deklarasi oleh perwakilan mahasiswa yang menekankan komitmen menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan dialog terbuka dalam menjaga persatuan bangsa.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur TNI-Polri, organisasi kepemudaan, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.
Baca juga: Yusril ajak generasi muda jaga janji kebangsaan lewat kepastian hukum
Baca juga: Kemendikdasmen ajak pemuda jaga eksistensi Bahasa Indonesia
Baca juga: Sumpah Pemuda jadi momentum perkuat satukan tekad bangun Indonesia
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.