Jakarta (Redaksi) – Perusahaan pembuat cip Intel dan Qualcomm dikabarkan telah menaikkan harga berbagai lini Central Processing Unit (CPU) mereka, dan AMD diperkirakan mengikuti jejak mereka.
Menurut siaran Gizmochina pada Selasa, Intel sebelumnya diperkirakan menaikkan harga CPU hingga 10 persen pada Oktober 2026, tapi laporan baru Commercial Times mengindikasikan kenaikan harganya telah terjadi pada September.
Sumber rantai pasok yang dikutip dalam laporan itu menyebutkan bahwa Intel telah menaikkan harga beberapa lini CPU. Harga CPU kelas atas Panther Lake kabarnya naik sekitar 15 persen sampai 20 persen.
Laporan Commercial Times menyebutkan bahwa kenaikan harga mencakup model-model yang dilengkapi dengan iGPU kelas atas.
CPU Alder Lake dan Twin Lake dikabarkan mengalami kenaikan harga 10 persen sampai 20 persen, sementara cip kelas menengah seperti Meteor Lake dan Arrow Lake kisaran kenaikan harganya 5 persen sampai 10 persen.
Qualcomm juga diwartakan menaikkan harga platform prosesor PC mereka, termasuk menaikkan harga Snapdragon X dan X2 Elite sekitar 10 persen, mulai 1 Oktober 2026.
Baca juga: Pasar PC rakitan lesu seiring tren penurunan penjualan CPU
AMD dikabarkan sedang bersiap menaikkan harga lini CPU Ryzen dan EPYC sekira 10 persen. Namun, perusahaan belum menyampaikan kapan kenaikan harga produknya berlaku.
Kenaikan harga produk Intel, Qualcomm, dan AMD dinilai tidak lepas dari langkah TSMC selaku perusahaan manufaktur cip mereka.
Perusahaan manufaktur cip asal Taiwan itu dikabarkan akan kembali menaikkan biaya produksinya pada 2027.
Central News Agency mengutip keterangan analis industri yang memprediksi kenaikan harga 5–10 persen untuk teknologi node canggih, 10–15 persen untuk teknologi pengemasan canggih, serta 3–5 persen untuk teknologi node yang lebih matang.
Di samping itu, kenaikan biaya memori dan penyimpanan berkinerja tinggi ikut memperparah situasi.
Baca juga: SK Hynix jajaki kerja sama produksi cip dengan Intel
Baca juga: Qualcomm siapkan HBC sebagai solusi hadapi kelangkaan memori
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.