Jakarta (Redaksi) – Samsung Galaxy S27 Ultra kemungkinan hanya akan menggunakan chip Qualcomm, berbeda dari model lain dalam lini Galaxy S27 yang akan menggunakan Exynos 2700.
Dilansir dari laporan GSM Arena pada Minggu (11/10) waktu setempat, informasi terbaru dari pembocor industri menyebutkan bahwa tingkat keberhasilan produksi Exynos 2700 tergolong baik. Namun, peluang chip tersebut digunakan pada Galaxy S27 Ultra masih kecil.
Samsung disebut belum mengambil keputusan akhir, tetapi penggunaan chip Qualcomm dinilai menjadi skenario yang paling memungkinkan pada Galaxy S27 Ultra.
Baca juga: Samsung mungkin pangkas produksi ponsel pintar hingga 30 persen
Jika bocoran tersebut terealisasi, seluruh unit Galaxy S27 Ultra akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Sementara itu, Galaxy S27, Galaxy S27+, dan model baru Galaxy S27 Pro dikabarkan akan menggunakan chip berbeda berdasarkan wilayah pemasarannya.
Ketiga model tersebut diperkirakan memakai Exynos di Eropa dan Korea Selatan, sedangkan di China dan Amerika Serikat akan mendapatkan varian yang ditenagai chip Snapdragon.
Baca juga: Samsung hentikan dukungan pembaruan perangkat lunak Galaxy A23 5G
Exynos 2700 dikembangkan oleh Samsung System LSI dan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi SF2P, yakni proses 2 nanometer generasi kedua dengan transistor Gate-All-Around (GAA).
Dibandingkan SF2 yang digunakan pada Exynos 2600, teknologi SF2P diklaim mampu meningkatkan performa hingga 12 persen, mengurangi konsumsi daya sebesar 25 persen, serta memangkas luas area cip sebesar 8 persen.
Chip tersebut juga diperkirakan menggunakan inti CPU ARM C2, yang dapat memberikan peningkatan kinerja pada ponsel generasi berikutnya.
Baca juga: Samsung Galaxy S27 Ultra mengisi baterai lebih cepat dari pendahulunya
Samsung System LSI disebut tengah mendorong penggunaan Exynos 2700 pada lini ponsel kelas atas Galaxy S, termasuk model Ultra. Namun, keputusan tersebut tidak lepas dari pertimbangan kapasitas produksi dan tingkat keberhasilan fabrikasi.
Laporan sebelumnya menyebut Samsung telah meningkatkan target produksi Exynos 2700 lebih dari 10 persen dibandingkan Exynos 2600. Peningkatan itu diperlukan untuk memenuhi kebutuhan ponsel Galaxy generasi baru, termasuk Galaxy S27 Pro.
Di sisi lain, Samsung memiliki hubungan strategis yang telah lama terjalin dengan Qualcomm sebagai penyedia chip bagi ponsel premiumnya. Hal ini turut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan prosesor yang akan digunakan pada seri Galaxy S27.
Baca juga: Samsung Galaxy S27 Ultra dikabarkan hadir dalam empat pilihan warna
Baca juga: Samsung siapkan produksi panel AMOLED untuk Galaxy S27 Series
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.