Palu (Redaksi) – ‎‎Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menangkap tiga orang terduga teroris di provinsi itu pada Jumat malam.

Dua orang terduga teroris ditangkap di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, sedangkan satu orang lainnya ditangkap di Kabupaten Poso.

‎Sekretaris Desa Tomoli Utara, Parigi Moutong, Muhlis yang dihubungi dari Palu, Jumat malam, membenarkan adanya penangkapan dua warga yang bermukim di wilayahnya tersebut.

‎”Ada dua orang yang ditangkap di Tomoli. Keduanya sejak 2015 sudah menetap di desa kami, tetapi memang belum melaporkan kepindahannya secara resmi,” ujarnya.

‎Muhlis menjelaskan dalam kesehariannya, kedua terduga teroris tersebut bekerja sebagai petani kakao. Mereka dikenal warga sekitar cenderung tertutup dan jarang berinteraksi dengan masyarakat.

‎”Pekerjaan sehari-hari mereka petani kakao. Kalau berinteraksi dengan warga sekitar memang agak tertutup,” ucapnya.

‎Hingga berita ini diturunkan pada pukul 23.46 Wita, pihak Densus 88 Antiteror maupun Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas maupun keterkaitan ketiga orang tersebut dengan jaringan tertentu.

‎Ketiga orang terduga teroris tersebut saat ini telah diamankan Densus 88 Antiteror Polri untuk menjalani pemeriksaan serta penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Densus 88 tangkap delapan terduga teroris jaringan JAD di Sulteng

Baca juga: Densus 88 tangkap terduga teroris di Ciamis dan Lampung

Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © Redaksi 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.