Indonesia menangkap pejabat dalam tindakan keras terhadap korupsi

Wakil Menteri Imigrasi Indonesia, Silmy Karim, ditangkap setelah sekitar 10 jam diinterogasi.

Di tengah pemberantasan korupsi di Indonesia, Wakil Menteri Imigrasi menangkap atas penyimpangan dalam administrasi dokumen imigrasi.

Budi Prasetyo, Juru Bicara Badan Antikorupsi KPK, membenarkan penangkapan Silmy Karim kepada kantor berita Reuters, Kamis.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Dugaan korupsi tersebut terjadi pada tahun 2023 hingga 2024, kata Budi, saat Karim menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di bawah Presiden Joko Widodo saat itu.

Karim diperiksa di kantor KPK pada Rabu malam, dan sekitar jam 10 kemudian, dia muncul dengan borgol dan jaket oranye pada Kamis pagi untuk dipindahkan ke tahanan.

Budi menambahkan, KPK juga telah menetapkan tujuh tersangka lainnya dalam kasus tersebut. Rincian lebih lanjut tentang kasus ini diharapkan akan dirilis pada Kamis malam, menambahkan.

Tindakan ini terjadi sehari setelah Kejaksaan Agung menangkap Dadan Hindayana, mantan kepala lembaga yang mengawasi program makanan gratis untuk memerangi malnutrisi yang diusung Presiden Prabowo Subianto, atas tuduhan korupsi. Dua tersangka lagi juga ditangkap dalam kasus ini.

Menurut Syarief Sulaeman Nahdi, Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung, program makan gratis tersebut dilaksanakan melalui yayasan yang beroperasi di sekolah, yang menurut peneliti digunakan untuk memfasilitasi kegiatan kriminal.

Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi mengatakan pada hari Kamis, “Sejujurnya, ‌kami sangat prihatin selama dua hari terakhir dengan kejadian berulang yang jelas-jelas tidak kami duga.”

Ia menambahkan, pemerintah menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dan Kejagung.

Sebelumnya, Ketua Ombudsman Indonesia ditangkap pada bulan April, hanya enam hari setelah pengangkutannya, atas tuduhan menerima suap dari perusahaan nikel lokal.

  • Related Posts

    Pelindo Dorong Budaya Kerja Efektif melalui Cost Optimization Program 2026

    INFO TEMPO – Pelindo resmi memulai pelaksanaan Cost Optimization Program (OPTIPI) 2026 sebagai upaya meningkatkan efisiensi biaya di lingkungan perusahaan. Program ini menjadi langkah bersama untuk membangun budaya kerja yang…

    Istana: Dua Hari ini Kami Sangat Prihatin

    ISTANA Kepresidenan menyatakan prihatin dengan kondisi beberapa hari belakangan. Sebab, telah terjadi rentetan penangkapan terhadap pejabat-pejabat negara yang diduga korupsi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bersedih hati setelah Wakil…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *