Seusai Upacara Hari Pancasila, Prabowo dan Megawati Bergandengan Tangan

PRESIDEN Prabowo Subianto tampak bergandengan tangan dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. Momen ini terjadi seusai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dihelat di Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta.

Selepas bertindak sebagai inspektur upacara, Prabowo meninggalkan mimbar dan mulai menyalami para tamu undangan yang terdiri dari jajaran Kabinet Merah Putih hingga pejabat lembaga negara lain. Setelah itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini dan para pemimpin negara terdahulu—seperti Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin—terlihat berjalan memasuki area dalam Gedung Pancasila.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya. Dalam satu momen di dalam ruangan itu, Prabowo tampak sempat berbicara dengan Prasetyo Hadi. Sementara itu, Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma’ruf Amin menunggu di dekatnya.

Kepala Negara lantas mempersilakan Megawati untuk berjalan terlebih dahulu di depannya. Namun, sang Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan justru mempersilakan Prabowo berjalan paling depan. Bahkan, Megawati terlihat bercanda dengan mencoba menarik tangan Prabowo.

Prabowo, yang mengenakan setelan jas abu-abu tua dilengkapi peci hitam, dan Megawati dengan pakaian batik berwarna merah—warna yang identik dengan partai banteng bermoncong putih itu, kemudian berjalan beringan. Keduanya pun tampak tersenyum dan tertawa.

Prabowo Subianto menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai inspektur upacara. Ketika menyampaikan amanatnya, Prabowo mengajak rakyat untuk jujur melihat kondisi Indonesia.

Ia berkata, perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan selama beberapa beberapa puluh tahun ke belakang. Namun, Prabowo menilai dampaknya belum dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat. 

“Selama beberapa dasawarsa terakhir, Indonesia ekonominya memang tumbuh. Tapi apakah pertumbuhan itu sudah merata, sudah dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia secara adil?” ucap Prabowo di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, pada Senin pagi.

Ia kemudian mengimbuhkan, “Marilah kita jujur melihat kenyataan yang kita hadapi sekarang.”

Ketua Umum Partai Gerindra ini berujar, Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Kata Prabowo, Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar komoditas-komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern. “Namun, kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat,” kata Prabowo.

  • Related Posts

    Warga meninggalkan pinggiran selatan Beirut ketika Israel memerintahkan serangan

    Warga meninggalkan pinggiran selatan Beirut ketika Israel memerintahkan serangan Umpan Berita Video menunjukkan lalu lintas macet di pinggiran selatan Beirut ketika penduduk mengungsi dari daerah Dahiyeh menyusul perintah Perdana Menteri…

    Bagaimana El Nino dapat mengubah badai tropis di seluruh dunia pada tahun ini?

    Musim badai Atlantik baru saja dimulai dan berlangsung dari Senin hingga 30 November dengan aktivitas badai mencapai puncaknya pada pertengahan September. Selama periode ini, udara laut yang hangat dan perubahan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *