Gereja Katedral Jakarta Sumbang Sapi Kurban ke Istiqlal

MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengatakan Gereja Katedral Jakarta ikut menyumbangkan sapi kurban untuk perayaan Idul Adha ke Masjid Istiqlal.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Iman Besar Masjid Istiqlal ini mengatakan Katedral menyumbangkan sapi besar di antara sapi dari tokoh-tokoh lain seperti Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

“Tetangga kita Katedral itu ya, juga menyumbangkan sapinya, besar juga,” kata Nasaruddin setelah melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, 27 Mei 2026.

Selain dari Presiden dan Wakil Presiden, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri juga menyumbang sapi besar. Kemudian, Hotel Borobudur juga ikut menyumbangkan 25 ekor sapi besar ke Istiqlal. 

“Untuk melakukan bantuan sosial berupa daging hewan, memang yang paling baik dalam agama Islam itu adalah hari Raya Idul Kurban ini. Jadi memang dianjurkan, apa pun agamanya, kalau memang bisa ikut berbagi, bagaimana supaya masyarakat itu terbebas daripada krisis protein,” kata Nasaruddin.

Nasaruddin mengatakan hingga Rabu, Istiqlal sudah menerima 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan 1 ekor domba. Namun ia mengatakan Istiqlal masih menerima sumbangan hewan kurban sampai Kamis, 28 Mei 2026.

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan anggaran untuk sapi kurban Presiden Prabowo senilai lebih kurang Rp 100 miliar. Ia mengungkap biaya yang digelontorkan untuk sapi pada Idul Adha 1447 Hijriah ini berasal dari pos anggaran bantuan kemasyarakatan Presiden.

Adapun pada momen Idul Adha kali ini, Presiden Prabowo menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi ke seluruh wilayah Indonesia. “Jadi sumber anggarannya dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), ya, melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan Presiden,” ujar Juri di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Juri berujar, harga sapi bervariasi mengikuti bobot berat masing-masing sapi dan lokasinya. “Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 100 miliar,” kata Juri.

Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Asal-usul Teddy Indra Wijaya Menjadi Ajudan Andalan Prabowo

  • Related Posts

    Mobil Mewah Berpelat Mirip 'RI' di Tangerang Sempat Dikira Menteri

    Tangerang – Polisi menilang mobil BYD Denza berpelat nomor modifikasi hingga mirip tulisan ‘RI’ di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Mobil tersebut sempat dikira kendaraan menteri karena tulisan ‘R1’ pada pelat mirip…

    BNPP RI Sepakati Percepatan Pembukaan Perlintasan Temajuk-Telok Melano

    Jakarta – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI bersama kementerian/lembaga mitra, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sambas menyepakati percepatan pembukaan kembali Perlintasan Temajuk-Telok Melano di perbatasan Indonesia-Malaysia. Kesepakatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *