Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Jakarta – Anggota Komisi D DPRD Jember Ahmad Syahri Assidiqi yang viral karena bermain game dan merokok saat rapat menyampaikan permintaan maaf. Legislator yang akrab disapa Gus Syahri itu mengakui kesalahannya atas perilaku yang dinilai tidak etis tersebut.

“Saya sadar apa yang saya lakukan. Saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya,” katanya, dilansir detikJatim, Kamis (14/5/2026).

Politikus Partai Gerindra tersebut menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada masyarakat Jember sebagai konstituennya. Ia juga meminta maaf kepada pimpinan partai, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya kepada masyarakat Jember. Saya juga meminta maaf kepada Ketua Umum dan jajaran pimpinan partai atas perilaku yang tidak etis tersebut,” ujarnya.

Rapat yang diikuti Syahri diketahui merupakan agenda penting yang membahas persoalan stunting di Jember. Karena itu, ia menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya, baik dari internal partai maupun dari Badan Kehormatan DPRD.

“Saya siap mendapatkan sanksi, baik dari pihak internal partai maupun dari lembaga DPRD kabupaten,” paparnya.

Sebelumnya, aksi Syahri memicu kegaduhan di tengah masyarakat setelah dirinya terekam kamera tengah asyik bermain game Clash of Clans (CoC) sambil merokok di dalam ruangan ber-AC. Padahal, saat itu sedang berlangsung rapat serius mengenai penanganan stunting di Gedung DPRD Jember.

Baca selengkapnya di sini. (eva/idh)

  • Related Posts

    Libur Kenaikan Yesus Kristus, Lalin ke Puncak Bogor Naik 18%

    Jakarta – Hari pertama libur panjang akhir pekan atau long weekend Kenaikan Yesus Kristus, arus lalu lintas menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, meningkat. Peningkatan terjadi hingga 18% dibanding akhir pekan…

    Kemenag Cabut Izin Pesantren yang Terlibat Kekerasan Seksual

    KEMENTERIAN Agama mencabut izin terdaftar sejumlah pondok pesantren yang terlibat kasus asusila setelah sejumlah kasus kekerasan seksual di pesantren terbongkar. Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca Wakil Menteri Agama Romo…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *