Pantai Gading membubarkan lembaga pemilu di tengah kritik

Badan baru yang belum ditunjuk untuk mengawasi pemilu setelah komisi yang dibubarkan dikatakan tidak independen.

Pemerintah Pantai Gading telah membentuk Komisi Pemilihan Umum Independen (CEI) setelah mendapat kritik dari pihak oposisi atas cara mereka menangani pemilu.

“Mengingat keraguan yang diungkapkan mengenai lembaga ini serta kritik yang dihadapi, Dewan Menteri telah memutuskan untuk membubarkannya,” kata Menteri Komunikasi Amadou Coulibaly pada konferensi pers setelah rapat kabinet pada hari Rabu.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Coulibaly mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk membuka jalan bagi sistem manajemen pemilu yang baru tetapi tidak menyebutkan nama pengganti CEI.

“Saya belum bisa memberi tahu Anda pada tahap ini seperti apa mekanisme baru ini, yang pasti akan dibahas dan diterapkan di tingkat pemerintah,” ujarnya.

Tujuannya, katanya, adalah “untuk menjamin terselenggaranya pemilu yang damai dengan menciptakan kepercayaan yang lebih besar dan menjamin seluruh warga Pantai Gading dan kelas politik”.

Kritik oposisi

Partai oposisi sering menuduh komisi tersebut kurang independen, dan mengatakan bahwa pemberdayaannya sejalan dengan kekuasaan yang berkuasa.

Pihak yang berhak membantah tuduhan tersebut.

CEI, yang dibentuk pada tahun 2001, telah mengawasi seluruh pemilu di Pantai Gading sejak berakhirnya kekuasaan militer pada tahun 2000. Peran utamanya adalah memastikan penerapan ketat kode pemilu.

Namun, konflik ini menjadi pusat dari hampir setiap pemilu besar, termasuk pemilu presiden tahun 2010, yang hasilnya memicu kekerasan mematikan selama berbulan-bulan.

Pantai Gading terakhir kali mengadakan pemilihan presiden pada bulan Oktober ketika Presiden Alassane Ouattara memenangkan masa jabatan keempat dengan hampir 90 persen suara setelah beberapa tokoh oposisi terlarang mencalonkan diri, sehingga memicu kritik dari kelompok oposisi dan masyarakat sipil atas inklusifitas proses tersebut.

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Prabowo Didesak Segera Eksekusi Rekomendasi Reformasi Polri

    SETARA Institute menilai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) akan menjadi ujian sesungguhnya bagi komitmen pemerintah dalam menjalankan reformasi kepolisian. Organisasi itu meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengeksekusi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *