Ketum TP PKK Puji Produk Lokal Unggulan Minyak Kemiri Kabupaten Belu

Jakarta

Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian memuji produk lokal unggulan minyak kemiri Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tri menjelaskan Kabupaten Belu dikenal dengan banyaknya produksi kemiri. Hal ini menarik karena kemiri merupakan bagian dari minyak asiri yang berpeluang menjadi produk ekspor.

Jika dikembangkan, produk ini memiliki potensi ekonomi yang besar, sekaligus mampu menggerakkan ibu-ibu rumah tangga di Kabupaten Belu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Nanti mungkin ada peningkatan-peningkatan dari dinas-dinas terkait. Mudah-mudahan Ibu Ketua (TP PKK Kabupaten Belu) bisa meminta unit kementerian bagaimana ini bisa dikembangkan dan menjadi produk lokal yang menjadi unggulan produk PKK,” kata Tri, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Hal tersebut ia sampaikan dalam Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Minyak Kunir di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Belu, NTT, Kamis (16/4).

Tri mengungkapkan pelatihan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga.

Pemerintah pusat berharap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu dapat meningkat melalui pengembangan berbagai potensi daerah yang dimiliki.

“Salah satu sumber ekonomi keluarga, yaitu membuat minyak sendiri. Ini kalau dijual ibu-ibu TikTok, pakai TikTok tapi jangan sampai guling-guling di jalan ya,” terang Tri.

“Ini bisa potensi mendapatkan order dari seluruh Indonesia,” sambungnya.

Tri menyebut keunikan lain dalam pengelolaan minyak kemiri di Kabupaten Belu adalah proses pembuatannya yang masih dilakukan secara organik tanpa campuran bahan kimia.

Dengan cara ini, minyak kemiri memiliki berbagai manfaat, khususnya untuk perawatan rambut, seperti membuat rambut lebih sehat, subur, dan mengilap.

“Mudah-mudahan juga unggulan untuk Kabupaten Belu. Di mana semua masyarakat mempunyai kesempatan untuk memproduksi minyak kemiri,” ujar Tri.

“Karena kemirinya gampang didapatkan, tidak usah capek-capek membeli dari luar kabupaten,” sambungnya.

Tri melanjutkan dengan memproduksi minyak kemiri, masyarakat memiliki peluang untuk memperoleh penghasilan.

Meskipun tidak langsung besar, hal ini diyakini dapat menggerakkan ekonomi melalui pengembangan produk unggulan daerah di Kabupaten Belu.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan tidak hanya dilakukan oleh Ibu Ketua (TP PKK Kabupaten Belu) saja, tapi juga kepada anak-anak kita semua, pada tetangga-tetangga dan lingkungan kita,” tandasnya.

(akd/ega)

  • Related Posts

    Pria di Sumut Dorong Penjaga Warung Hingga Tewas gegara Tersinggung

    Jakarta – Pria berinisial RS (19) di Pemantang Siantar, Sumatera Utara (Sumut) tega mendorong wanita penjaga warung Rismaida Siahaan (53) hingga tewas. Pelaku melakukan hal tersebut lantaran tersinggung dengan perkataan…

    Hizbullah menolak perjanjian gencatan senjata yang ditengahi AS antara Israel dan Lebanon

    Umpan Berita Hizbullah mengecam kerangka gencatan senjata yang ditengahi AS dan diterima oleh Israel dan Lebanon, dan menggambarkannya sebagai hal yang merugikan kepentingan Lebanon. Rencana tersebut akan membentuk zona keamanan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *