Anggota DPR: Rekrutmen Manajer Kopdes Harus Transparan

ANGGOTA Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat, Rivqy Abdul Halim, mendorong agar proses rekrutmen 30 ribu manajer koperasi desa merah putih dilakukan secara transparan. Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu, keterbukaan proses rekrutmen bisa ditempuh menggunakan sistem merit yang mengedepankan kualifikasi hingga kompetensi kandidat.

Rivqy berharap pemerintah memastikan bahwa dalam proses seleksi tidak ada intervensi. “Rekrutmen harus benar-benar mengedepankan profesionalitas. Tidak boleh ada titipan orang dalam,” katanya dalam keterangan tertulis dikutip pada Ahad, 19 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Mengingat bahwa koperasi desa merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Rivqy mewanti-wanti pentingnya persiapan yang matang dalam rekrutmen sumber daya manusianya. Posisi manajer yang sangat strategis harus dijabat oleh individu yang berpengalaman dalam mengelola koperasi.

Tanpa pemahaman dan pengalaman yang memadai, manajer koperasi akan terhambat menjalankan tugasnya. “Manajer kopdes harus paham tata kelola koperasi. Kalau tidak mengerti dan tak punya pengalaman, akan sulit menjalankan koperasi dengan baik,” tuturnya.

Rivqy juga berpendapat bahwa seorang manajer tak cukup memiliki kemampuan teknis, tapi juga harus bisa menjalin hubungan baik dengan masyarakat setempat. Sebab, kata dia, interaksi itu bisa membangun kepercayaan masyarakat agar mendorong perkembangan koperasi.

Di samping itu, Rivqy menekankan pentingnya calon manajer memiliki integritas agar bisa mengelola koperasi secara jujur dan bertanggung jawab. Dia menilai jabatan manajer itu rentan disalahgunakan bila individunya tak amanah. Dengan demikian, penyelewengan itu pada akhirnya bisa membuat koperasi tutup.

Pemerintah secara resmi membuka lowongan untuk merekrut 30 ribu calon manajer koperasi desa merah putih pada Rabu, 15 April 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Zulkifli Hasan mengatakan rekrutmen dilakukan oleh panitia seleksi nasional secara gratis.

“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” kata Zulkifli, dikutip dari Antara.

Adapun tata cara dan syarat pendaftaran rekrutmen itu adalah sebagai berikut:

  • Pelamar merupakan lulusan D-3, D-4, dan S-1 dari semua jurusan
  • Memiliki indeks prestasi kumulatif atau IPK minimal 2,75
  • Berusia maksimal 35 tahun
  • Pendaftaran berlangsung pada 15-24 April 2026
  • Mendaftarkan diri melalui kanal https://phtc.panselnas.go.id

Zulkifli menuturkan bahwa pemerintah akan melakukan seleksi secara transparan dan akuntabel. Sebanyak 30 ribu pelamar yang berhasil lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan badan usaha milik negara PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu selama dua tahun.

  • Related Posts

    Kunjungi Belu NTT, Ketum TP PKK Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak

    Jakarta – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mendorong perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan. Tri menyampaikan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) umumnya…

    BNI: Kasus Eks Pegawai Gelapkan Dana Gereja Rp 28 M di Luar Sistem Resmi

    Jakarta – Bank Negara Indonesia (BNI) menyatakan investasi ‘Deposito Investment’ yang ditawarkan mantan Kepala Kas BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah, kepada jemaat Gereja Katolik Paroki…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *