Tahun ini, Jemaah Haji Yogya Berangkat Lewat Embarkasi YIA

MUSIM haji 1447 H/2026 M menjadi sejarah baru bagi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan resminya penggunaan operasional Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo.

Pemberangkatan ini menjadikan Yogyakarta sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerapkan model embarkasi berbasis hotel, sebuah terobosan dalam tata kelola haji nasional yang berada di bawah naungan kementerian.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Total ada sebanyak 3.830 jemaah asal DIY yang dijadwalkan merasakan layanan perdana ini. Para jemaah itu akan mulai berkumpul pada 21 April dan berangkat menuju Tanah Suci pada 22 April 2026.

“Jemaah haji DIY pada musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta,” ujar Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X, Rabu, 15 April 2026.

Penggunaan model hotel haji, yang bekerja sama dengan Hotel Ibis dan Novotel di sekitar Bandara YIA, dinilai lebih efektif dan nyaman dibandingkan asrama konvensional. Sebab, fasilitas ibadah serta sarana prasarana yang sudah terstandarisasi. 

“Jemaah haji DIY pada musim ini akan menjadi yang pertama merasakan pengalaman baru melalui penerapan model hotel haji, yang merupakan pertama di Indonesia,” ujar Paku Alam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji DIY Jauhar Mustofa memaparkan total jemaah yang berangkat dari DIY mencapai 3.830 orang. “Jumlah ini setelah DIY menerima tambahan kuota sebanyak 601 jemaah, dari semula 3.147 menjadi 3.748 jamaah, yang di dalamnya termasuk 187 jemaah kuota prioritas lansia sebanyak 5 persen,” kata dia.

Angka tersebut kemudian ditambah dengan 101 jemaah mutasi masuk dan dikurangi 21 jemaah mutasi keluar DIY.

Jauhar membeberkan, secara demografi, jemaah DIY didominasi lulusan SMA sebanyak 1.779 orang dan Sarjana S-1 sebanyak 1.447 orang. Berdasarkan profesi, Aparatur Sipil Negara (ASN) menempati urutan tertinggi dengan jumlah 1.198 orang, disusul pegawai swasta sebanyak 864 orang, dan ibu rumah tangga 531 orang.

“Dari segi usia terbanyak kelompok usia 46–60 tahun sebanyak 1.721 orang dan 61–75 tahun sebanyak 1.321 orang,” kata Jauhar.

Total jemaah perempuan sebanyak 2.090 orang dan jemaah pria 1.757 orang.

Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti menjelaskan perjalanan menuju penetapan embarkasi ini telah diinisiasi sejak 2022 dan melalui proses simulasi yang panjang. Demi memenuhi syarat minimal embarkasi, kata Made, Pemerintah DIY menjalin kolaborasi dengan Karesidenan Kedu, Jawa Tengah, sehingga enam kabupaten dari wilayah tersebut akan ikut serta diberangkatkan melalui Embarkasi YIA. 

Selain meningkatkan kenyamanan, keberadaan embarkasi ini diproyeksikan dapat menekan biaya transportasi haji melalui penggunaan pesawat berbadan besar seperti Boeing 777 yang membuat waktu operasional lebih efisien.

Ardhi Wahdan selaku Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) DIY mengatakan para jemaah perlu menjaga kebugaran fisik. Mengingat perbedaan iklim yang mencolok antara Indonesia dengan Arab Saudi yang suhunya bisa mencapai 50 derajat celsius pada puncak haji. “Kesehatan secara fisik ini perlu betul-betul disiapkan, untuk stamina juga harus perlu dipersiapkan secara matang,” kata dia.

Ia mencontohkan jemaah wajib minum air putih satu jam sekali satu gelas. Ini yang penting untuk menjaga kebugaran, untuk menjaga agar tidak dehidrasi.

Sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah, kloter pertama jemaah haji akan berangkat pada 22 April mendatang. Tahun ini, ada sekitar 221 ribu jemaah yang berangkat ke tanah suci. Tahun ini pun menjadi tahun pertama pengelolaan haji oleh Kementerian Haji.

  • Related Posts

    MPR Nila Pasokan Energi Aman Setelah Pertemuan Prabowo-Putin

    WAKIL Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno menilai, persamuhan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membawa kabar bahagia bagi seluruh masyarakat Indonesia. Alasannya, menurut dia, diplomasi…

    Disambut Gibran, Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Bertemu Putin dan Macron

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai melakukan kunjungan kerja luar negeri ke Rusia dan Prancis. Selama di Benua Biru, Prabowo melakukan pertemuan terpisah dengan Presiden Rusia…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *