Mensos Apresiasi Kitabisa Bantu Pembiayaan Ratusan Pasien Tidak Mampu

Jakarta

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi Kitabisa atas kerja sama dengan Kementerian Sosial membantu pembiayaan ratusan pasien tidak mampu sepanjang 2025. Kolaborasi tersebut merupakan bentuk gotong royong sosial untuk membantu akses layanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera yang terkendala pembiayaan pengobatan di rumah sakit.

“Ada 300 lebih pasien kerja sama dengan 100 (rumah sakit) yang pembiayaannya dibantu oleh Kitabisa.com. Ini adalah bantuan nyata bagi mereka yang membutuhkan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dengan Kitabisa di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang 2025, Kitabisa bersama Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp13.210.486.874 atau Rp13,2 miliar untuk membantu pengobatan pasien tidak mampu. Sebanyak 368 pasien pun telah terbantu, dengan 362 kali pencairan dana yang dibayarkan ke berbagai rumah sakit guna mempercepat penanganan medis.

Selain bantuan biaya tindakan medis, bantuan juga meliputi berbagai keperluan penunjang kehidupan selama proses pengobatan.

Gus Ipul menegaskan kolaborasi dengan Kitabisa akan terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat prasejahtera yang terbantu.

“Ke depannya kita akan kolaborasi terus untuk bisa membantu mereka yang membutuhkan,” katanya

Pada kesempatan yang sama, Co-Founder dan President Kitabisa Alfatih Timur menyambut baik dukungan Kemensos dalam membantu penggalangan dana bagi masyarakat tidak mampu.

“Kami mengapresiasi dukungan yang Kemensos sudah berikan selama ini dan juga izin untuk pengumpulan uang dan barang, sehingga kami bisa mengorganisir pengumpulan dana masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Alfatih.

(anl/ega)

  • Related Posts

    Tanggapan PSI Soal Isu Jokowi Mau Ambil Alih Partai

    KETUA Harian Dewan Pengurus Pusat Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali menepis kabar yang menyebut mantan Presiden Joko Widodo berkeinginan mengambil alih partai politik. Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan Jokowi…

    Halte TransJ Bisa Pakai Nama Parpol, PAN Ingatkan Pentingnya Netralitas

    Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) mengapresiasi wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pemanfaatan fasilitas publik seperti halte Transjakarta. Sekretaris Jenderal DPP Partai…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *