Bisakah negosiasi Iran menghasilkan perdamaian?

Redi Tlhabi berbicara dengan mantan diplomat Iran dan AS tentang harapan negosiasi untuk mengakhiri perang di Iran.

Ketika AS dan Iran memulai pembicaraan langsung di Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri perang, pertanyaan serius masih muncul mengenai apakah perdamaian benar-benar dapat tercapai. Proposal 10 poin Iran telah mengangkat isu-isu substantif yang besar, yang banyak di antaranya terbukti sulit untuk diselesaikan. Namun dengan alternatif konflik yang lebih luas dan lebih dahsyat, dapatkah negosiasi langsung antara AS dan Iran mengubah arah menuju perdamaian?

Minggu ini Di DepanRedi Tlhabi berbicara dengan mantan Duta Besar Iran untuk Jerman SEED Hossein Mousavian dan mantan negosiator perjanjian nuklir Iran AS tahun 2015, Alan Eyre.

  • Related Posts

    Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia

    PRESIDEN Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 sapi kurban kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan sapi kurban yang diserahkan…

    Buruh Indomaret Ancam Demo Lebih Besar Bila Tuntutan Upah Lembur Tak Dipenuhi

    Jakarta – Buruh Indomaret menggelar aksi demonstrasi di Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara (Jakut), dengan tuntutan menolak upah lembur tanggal merah diganti hari libur. Mereka mengancam adanya gelombang demonstrasi lebih…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *