ICE mengatakan agennya tidak membawa senjata di Kanada menjelang Piala Dunia

Di tengah kekhawatiran akan penempatan ICE di lokasi Piala Dunia di Kanada, badan tersebut mengatakan personelnya tidak melakukan penangkapan atau membawa senjata.

Agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) tidak membawa senjata saat beroperasi di Kanada, kata badan tersebut menjelang kejadian tersebut. Piala Dunia FIFAyang akan diselenggarakan bersama oleh negara-negara tetangga di Amerika Utara.

Personil dari badan tersebut bekerja dengan mitra Kanada dalam penyelidikan bersama yang melibatkan narkotika, penyelundupan senjata, dan perdagangan manusia, kata juru bicara ICE seperti dikutip oleh stasiun televisi pemerintah Kanada, CBC, pada hari Senin.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Kehadiran agen-agen AS di Kanada telah menimbulkan kekhawatiran bahwa mereka akan ditempatkan di tempat-tempat yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia, dan dewan kota Toronto mengeluarkan mosi untuk menentang tindakan tersebut.

Namun, juru bicara ICE mengatakan agennya tidak melakukan aktivitas operasional di Kanada, seperti melaksanakan surat perintah penggeledahan atau melakukan penangkapan.

ICE beroperasi di lima kantor di Kanada, termasuk di kota tuan rumah Piala Dunia Toronto dan Vancouver, yang akan menyelenggarakan 13 pertandingan di antara keduanya.

Namun, ICE tidak memiliki otoritas atau melelang di wilayah Kanada, kata juru bicara Menteri Keamanan Publik federal Gary Anandasangaree seperti yang dikutip oleh CBC.

Undang-undang federal memberikan wewenang kepada agen imigrasi untuk menangkap dan menahan orang-orang yang diyakini telah melanggar undang-undang imigrasi di AS.

Pada bulan Februari, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Milan Italia untuk menolak kehadiran agen ICE di kota tersebut sebelum upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina.

  • Related Posts

    PSI Gelar Perayaan Paskah, Grace Natalie Bicara Komitmen Rawat Toleransi

    Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar perayaan Paskah di Balai Sarbini, Jakarta. Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyoroti pentingnya menjaga dan merawat toleransi dalam kehidupan berbangsa. “Toleransi di…

    Trump mengancam Iran: 'Seluruh peradaban akan mati malam ini'

    Umpan Berita Donald Trump memperingatkan bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini” jika Iran tidak membuka Selat Hormuz, mendekati batas waktu Selasa malam bagi Teheran untuk mematuhinya. Komentar tersebut menyusul…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *