Jakarta –
Setelah menghadapi berbagai tantangan ekonomi sepanjang 2025, pemerintah mulai menatap 2026 dengan optimisme baru. Presiden RI Prabowo Subianto menilai tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali arah pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Di sinilah pentingnya sinergi antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, hingga pelaku pasar. Masing-masing memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ketika seluruh sektor bergerak dengan visi yang sama, peluang untuk bangkit dan berkembang menjadi lebih besar.
Hal tersebut akan dibahas dalam forum Outlook Indonesia: Peran Penggerak Ekonomi Nasional yang digelar pada Selasa, 7 April 2026. Acara ini menjadi wadah bagi para pemangku kebijakan dan pelaku industri untuk merumuskan strategi menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah tokoh penting akan hadir dalam acara ini. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan menyampaikan keynote speech. Selain itu, akan hadir juga Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu.
Tak hanya itu, forum ini akan diikuti oleh berbagai kalangan strategis, mulai dari CEO, perwakilan BUMN dan Himbara, pelaku pasar modal, akademisi, hingga pemerhati ekonomi. Kehadiran berbagai latar belakang ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan menghasilkan diskusi yang lebih komprehensif.
Rangkaian acara akan diisi dengan keynote speech, panel discussion, hingga sesi tanya jawab yang memungkinkan pertukaran ide secara langsung. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan insight yang relevan dan aplikatif bagi berbagai pihak.
Outlook Indonesia: Peran Penggerak Ekonomi Nasional akan berlangsung pada Selasa, 7 April 2026 dan disiarkan secara live streaming di detikcom mulai pukul 15.00 WIB. Catat tanggal dan jangan sampai ketinggalan ya detikers!
Sebagai informasi tambahan, Outlook Indonesia dipersembahkan oleh Komisi XI DPR RI bersama detikcom didukung oleh Danantara Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) TBK, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) TBK, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK, PT Bank Negara Indonesia (Persero) TBK, PT Bank Tabungan Negara (Persero) TBK.
(akd/ega)






