Jakarta –
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan semua gedung di Jakarta dengan lebih dari empat lantai wajib terkoneksi dengan sistem CCTV milik Pemprov DKI Jakarta. Pramono mengatakan langkah ini diambil untuk memperkuat pengawasan dan menciptakan sistem keamanan yang terintegrasi.
Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri Halalbihalal Muhammadiyah DKI Jakarta di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu (4/4/2026). Ia mengatakan aturan tersebut sudah diputuskan dan akan diberlakukan sesuai regulasi yang telah ditetapkan.
“Untuk CCTV, kita sudah memutuskan nanti gedung-gedung yang lantainya lebih dari empat sesuai dengan Pergub akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, sehingga dengan demikian Jakarta akan menjadi terintegrasi,” ujar Pramono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan ini, menurutnya, bagian dari upaya modernisasi sistem keamanan dan pemantauan kota. Dengan integrasi CCTV ini, Pemprov DKI dapat memantau situasi kota secara lebih cepat dan efektif, mulai dari penanganan darurat, kriminalitas, hingga manajemen lalu lintas.
Pramono mengatakan pemasangan CCTV tidak hanya menyasar gedung-gedung bertingkat. Namun, kata dia, juga wilayah kelurahan dan fasilitas umum lainnya.
“Untuk kelurahan dan sebagainya tetap akan kita pasang,” tambahnya.
(bel/amw)





