Keinginan resolusi permanen PBB tidak cukup

DNr_UN

Keinginan resolusi permanen PBB tidak cukup

Perbudakan dinyatakan sebagai kejahatan paling parah terhadap kemanusiaan.

Perbudakan telah dinyatakan sebagai kejahatan paling buruk terhadap kemanusiaan dalam resolusi PBB. Argentina, Israel, dan Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang memberikan suara menentangnya, sementara banyak negara lain yang abstain. Jadi apa arti resolusi ini, dan mengapa negara-negara yang kekayaannya berasal dari keinginan tidak ingin jalan menuju keadilan? Marthe van der Wolf dari Al Jazeera menjelaskan.

Diterbitkan Pada 31 Maret 2026

  • Related Posts

    Jurnalis Amerika diculik di Bagdad

    Lewati tautanLewati ke Konten Hidup Menu navigasi berita Afrika Asia AS & Kanada Amerika Latin Eropa Asia Pasifik Timur Tengah Dijelaskan Pendapat Olahraga Video Fitur Ekonomi Hak Asasi Manusia Krisis…

    Program Soligi Zero Stunting Jadi Upaya Tekan Stunting di Maluku Utara

    Jakarta – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus didorong di berbagai daerah, termasuk di Maluku Utara. Salah satu fokus utama yang kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *