Top 3: Didit Prabowo Dapat Kejutan hingga BGN Bentuk Tim

TIGA berita di kanal Nasional menjadi terpopuler pada Selasa, 24 Maret 2026. Artikel itu mengulas soal ulang tahun Didit Prabowo, kegiatan belajar mengajar di tengah situasi global, hingga pembentukan tim khusus Badan Gizi Nasional (BGN). Berikut rangkumannya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

1. Megawati dan Puan Beri Kejutan ke Didit

Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, mendapat kejutan ulang tahun dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan putrinya, Puan Maharani. 

Didit berulang tahun pada Ahad, 22 Maret 2026 lalu. Dia mengunggah foto dan video bersama Megawati dan Puan Maharani melalui fitur story pada Instagram @ragowo.hediprasetyo pada Senin, 23 Maret 2026.

Didit tampak duduk bersama Megawati di sebuah sofa. Sementara itu, Puan dan putrinya, Pinka Haprani, berdiri di dekat Didit dan Megawati. Di hadapan mereka, sebuah kue ulang tahun lengkap dengan lilin yang menyala diletakkan di atas meja.

2. Kegiatan Belajar Diutamakan Tatap Muka

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan kegiatan belajar-mengajar tetap diprioritaskan secara luring atau tatap muka. Menurut dia, proses pembelajaran luring justru harus dioptimalkan meski di tengah situasi krisis global. 

“Jangan sampai timbul learning loss. Karena itu diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara luring bagi siswa,” kata Pratikno dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Isu pembelajaran daring ini muncul seusai Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet di Istana Negara pada Jumat, 13 Maret lalu. Dalam rapat itu, Presiden mendorong langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak akibat situasi geopolitik global. 

3. BGN Bentuk Satuan Khusus Pantau Sertifikasi di SPPG

Badan Gizi Nasional atau BGN membentuk satuan khusus yang bertugas memantau pelaksanaan sertifikasi di seluruh dapur umum makan bergizi gratis. Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan kebijakan itu bagian dari pesan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan dan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pengawasan satuan khusus di tahap awal berfokus pada kelengkapan tiga sertifikasi utama yang harus dimiliki tiap-tiap dapur MBG. Ketiganya yaitu sertifikat laik higiene dan sanitasi, sertifikat halal, dan sertifikat hazard analysis critical control point.

“Kelengkapan sertifikasi akan menjadi acuan dalam penentuan klasifikasi atau gradasi SPPG,” kata Dadan dalam keterangannya, dikutip pada Selasa, 24 Maret 2026.

Ervana Trikanaputri berkontribusi dalam tulisan ini
  • Related Posts

    Puncak Peringatan Harkonas 2026, Mendag: Konsumen Berdaya, Kunci Daya Saing Nasional

    INFO NASIONAL – Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya peran konsumen sebagai penggerak daya saing nasional. Pria yang akrab disapa Busan itu menilai konsumen yang cerdas dan berdaya memiliki kontribusi…

    Penanganan Jalinsum Dipercepat demi Penguatan Keselamatan Pengguna Jalan

    Jakarta – Percepatan penanganan ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) koridor Lubuk Linggau hingga batas Jambi terus dilakukan pasca kecelakaan lalu lintas Bus ALS dan mobil tangki pengangkut BBM pada Rabu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *