Lebanon menyatakan duta besar Iran persona non grata di tengah serangan Israel

CERITA BERKEMBANG,

Kementerian Luar Negeri Lebanon mengirimkan utusan ke Iran, dengan alasan pelanggaran protokol enkripsi oleh Teheran.

Lebanon ⁠telah ⁠mencabut akreditasi dari duta besar Iran ⁠dan mendeklarasikannya ⁠persona non grata, menuntut kepergiannya dari Lebanon ‌pada hari Minggu, kata Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa.

Kementerian ⁠juga memanggil ⁠duta besar Lebanon untuk Iran untuk berkonsultasi, ⁠menggambarkan apa yang ⁠digambarkan ⁠sebagai pelanggaran Teheran terhadap norma-norma koneksi dan ‌praktik yang sudah mapan antara kedua negara.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Keputusan itu diambil ketika tentara Israel terus menyerang Lebanon dengan serangan udara dan melancarkan serangan darat di Lebanon selatan sejak serangan melintasi batas oleh Hizbullah pada 2 Maret, sebagai tanggapan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Hizbullah yang didukung Iran telah menghormati perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani dengan Israel pada November 2024 meskipun Israel berulang kali melakukan pelanggaran.

Pihak berwenang Lebanon mengatakan setidaknya 1.039 orang tewas dan 2.876 orang terluka dalam serangan Israel.

Lebih banyak lagi yang akan datang…

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Bingkai Foto Prabowo-Gibran untuk Sekolah Rakyat Capai Rp 4,14 Miliar

    KEMENTERIAN Sosial melakukan pengadaan foto bingkai presiden dan wakil presiden untuk dipajang di seluruh ruang kelas sekolah rakyat. Realisasi pengadaan buat foto bingkai Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka itu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *