Jakarta –
Masjid Istiqlal akan menggelar gema malam takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Gema takbir ini akan terhubung dengan masjid raya di Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura (MABIMS) hingga di Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Sesudah salat Isya nanti kita akan melakukan gema takbir. Insyaallah gema takbir ini akan dimeriahkan oleh rekan-rekan media juga, termasuk juga InsyaAllah kita akan connect dengan masjid-masjid raya se-MABIMS. Jadi Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia. Ditambah Masjid IKN dan sejumlah masjid yang connect dengan kita,” kata Menteri Agama, Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jumat (20/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasaruddin mengatakan gema takbir nanti malam akan dikumandangkan oleh para imam rawatib dan muazin Masjid Istiqlal yang dikenal memiliki suara emas. Selain itu, nanti juga ada sambutan pelepasan bulan suci Ramadan bersama menteri yang diundang berupa tabuh bedug bersama.
“Di situ juga nanti akan ada acara sambutan-sambutan untuk melepas bulan suci Ramadan. Nanti akan ada bedug, ditabuh bersama. Kita harapkan juga bersama-sama dengan kita adalah Pak Menko PMK, ditambah dengan Pak Menteri yang kita undang hadir bergabung dengan kita semuanya,” ujarnya.
Sebagai informasi, salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Istiqlal akan dimulai Sabtu (21/3) pukul 07.00 WIB. Khatip yang bertugas ialah Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhadi Hasan dengan mengusung tema ‘Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan’.
Petugas salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Istiqlal di antaranya Ahmad Husni Ismail akan bertindak sebagai imam dan Ahmad Rofiuddin Mahfudz akan bertindak sebagai Badal Imam. Kemudian, ustaz Harmoko sebagai Bilal I dan ustaz Ahmad Achwani sebagai Bilal II.
(mib/dek)





