TAUD Desak Prabowo Bentuk Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus

KUASA Hukum Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) meminta Presiden Prabowo Subianto membentuk tim investigasi independen guna mengusut kasus penyerangan air keras terhadap Andrie. Perwakilan TAUD, Afif Abdul Qodir, mengatakan pembentukan tim investigasi itu harus berkonsultasi kepada pendamping dan keluarga korban. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Tujuannya menjamin pengungkapan fakta yang objektif dan menyeluruh,” kata dia di Kantor YLBHI pada Senin, 16 Maret 2026.

Konsultasi, kata dia, juga dibutuhkan untuk memastikan semua pelaku dimintai pertanggungjawaban tanpa hambatan konflik kepentingan.

Selain itu, TAUD juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri segera mengungkap percobaan pembunuhan berencana terhadap Andrie secara transparan dan akuntabel. 

TAUD juga meminta Jaksa Agung untuk memerintahkan jaksa yang akan ditunjuk sebagai jaksa peneliti. Tujuannya untuk melakukan koordinasi penyidik dan penuntut umum. Penunjukan ini diatur dalam Pasal 58 hingga Pasal 60 KUHAP.

“Guna mengakomodasi konstruksi Pasal 459 jo Pasal 17 jo Pasal 20 KUHP serta turut menjangkau aktor intelektual dari tindak pidana ini,” kata dia. 

TAUD juga meminta Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk melakukan pemantauan dan memberikan rekomendasi kepada presiden. Rekomendasi itu mengenai penyelidikan terhadap serangan kepada pembela HAM. “Dalam rangka memastikan penanganan kasus berjalan dengan akuntabel dan cepat serta mencegah terjadinya keberulangan di masa depan,” ujar dia. 

TAUD juga meminta Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk memastikan keamanan dan privasi korban, keluarga korban, saksi, serta pendamping hingga kasus ini benar-benar selesai diusut tuntas. “Serta tidak ada lagi risiko ancaman,” kata dia. 

Adapun TAUD mendesak polisi menyelidiki dugaan percobaan pembunuhan berencana di balik serangan terhadap Andrie Yunus. Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) itu disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026 lalu.

Perwakilan TAUD, Fadhil Alfathan, mengatakan penyerangan terhadap korban diduga bertujuan untuk membunuh. “Serangan terhadap rekan kami Andri Yunus adalah percobaan pembunuhan berencana,” kata Fadhil pada Senin, 16 Maret 2026.

Fadhil menjelaskan, pelaku memiliki kesadaran penuh bahwa air keras yang mereka pakai bisa berdampak fatal kepada korban. Apalagi jika cairan itu diarahkan tepat ke area wajah korban menjadi serangan yang mematikan. 

Pelaku juga dinilai telah menyusun rencana matang sebelum melakukan serangan terhadap korban. “Kami menduga ada serangkaian proses pengintaian sampai dengan memastikan amannya jalan eksekusi,” ucap Fadhil dalam konferensi pers. 

Oleh karena itu, Fadhil mengatakan, kasus tersebut dapat dikategorikan sebagai dugaan percobaan pembunuhan berencana. Kondisi ini diatur dalam pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP terkait upaya percobaan untuk melakukan suatu tindak pidana, dalam hal ini adalah pembunuhan berencana. 

Andri Yunus disiram air keras saat berada di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis malam, 12 Maret 2026. Andrie disiram larutan berbahaya oleh dua orang tak dikenal. Kedua orang itu mengendarai sepeda motor yang datang dari arah berlawanan dengan Andrie.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan pelaku menyiram air keras ke bagian depan tubuh Andrie. Setelah itu Andrie ambruk ke jalan. “Korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan sepeda motornya,” kata Dimas, Jumat, 13 Maret 2026.

Cairan kimia yang bersifat korosif itu mengenai tubuh bagian kanan Andrie, seperti mata, wajah, dada, dan tangan. Sebagian baju korban juga meleleh imbas terkena air keras. Hasil pemeriksaaan medis menunjukkan Andrie mengalami luka bakar serius sebanyak 24 persen.

Vedro Imanuel Girsang berkontribusi dalam tulisan ini

Pilihan editor: Anggota Komnas HAM Ungkap Kondisi Andrie Yunus di RSCM

  • Related Posts

    Jelang Lebaran, 93 Ribu Penumpang Berangkat via Bandara Soetta Hari Ini

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang ramai dipadati penumpang jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H. Jumlah penumpang yang terbang via Soetta hari ini mencapai 93.998 orang. “Untuk persentase rencana penerbangan…

    Kenya dan Rusia sepakat tidak ada warga Kenya yang akan direkrut untuk perang Ukraina

    Menteri Luar Negeri Kenya bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia di tengah laporan bahwa ratusan warga Kenya direkrut untuk berperang di Rusia dan Ukraina. Rusia telah setuju untuk menghentikan konservasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *