Massa Banser Datangi KPK Saat Eks Menag Yaqut Masih Diperiksa

Jakarta

Massa Banser mulai berdatangan ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka berdatangan saat mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) masih diperiksa oleh KPK sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (12/3/2026), massa Banser mulai datang pukul 16.42 WIB. Mereka tampak berdatangan menggunakan kendaraan sepeda motor, mobil, hingga bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiba di depan gedung Merah Putih KPK, massa Banser langsung mengambil posisi dan menyampaikan orasi-orasi dukungan untuk Yaqut. Sebagian massa Banser tampak ada yang menyingkirkan kawat berduri yang sudah dipasang pihak kepolisian.

Pihak kepolisian pun terus berjaga mengawal aksi yang dilakukan massa Banser ini. Gerbang masuk gedung Merah Putih KPK pun ditutup oleh pihak keamanan.

Diketahui, mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) hadir memenuhi panggilan pemeriksaan KPK hari ini. Yaqut membantah KPK yang sempat menyebut dirinya meminta penundaan pemeriksaan hari ini.

Yaqut tiba di gedung Merah Putih KPK pukul 13.05 WIB. Yaqut hadir ditemani tim penasihat hukumnya.

Yaqut hadir dengan mengenakan kemeja putih dibalut jaket dan peci hitam. Saat tiba di gedung KPK, tak banyak yang disampaikan Yaqut. Namun dia membantah sempat meminta penundaan pemeriksaan hari ini.

“Ya saya menghadiri undangan dari penyidik KPK ya. Bismillah. Nggak ada tuh (minta penundaan pemeriksaan),” tutur Yaqut kepada wartawan di lokasi.

(kuf/maa)

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *