Alvi Pemutilasi Pacar Ratusan Potong Tempati Sel Isolasi di Lapas Mojokerto

Jakarta

Alvi Maulana (24) menjadi sosok yang ditakuti di Lapas Kelas IIB Mojokerto. Terdakwa pembunuhan dan mutilasi keji terhadap Tiara Angelina Saraswati (25) ini sudah ditempatkan di sel isolasi selama 3 bulan terakhir.

Dilansir detikJatim, Kamis (12/3/2026), Alvi ditahan penyidik Satreskrim Polres Mojokerto sejak 7 September 2025. Pemuda asal Dusun Aek Paing Tengah, Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumut, ini ditahan di Rutan Polres Mojokerto sampai 9 Desember 2025.

Sejak penyidik melimpahkan perkara, barang bukti, dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto pada 10 Desember 2025, Alvi menjadi tahanan penuntut umum. Penahanannya pun dititipkan di Lapas Kelas IIB Mojokerto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu menginjakkan kaki di lapas, Alvi ditempatkan di sel isolasi hingga kini. Selnya hanya berukuran 2 x 1,5 meter dengan kamar mandi, kasur, dan selasar kecil. Ia benar-benar sendirian di dalam kamar tersebut.

“Kamar kami sendirikan, satu kamar satu tahanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kasus mutilasi berulang, itu selalu kami antisipasi,” kata Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, kepada detikJatim di lokasi.

Sampai hari ini, Alvi terhitung sudah 3 bulan mendekam di sel isolasi. Selama di Lapas Mojokerto, lanjut Rudi, Alvi tidak diizinkan keluar dari sel isolasi tersebut, kecuali untuk menjalani kegiatan tertentu, seperti sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto, sakit, dan salat Jumat.

Baca berita selengkapnya di sini.

(whn/idh)

  • Related Posts

    Topuria mendorong Gaethje ke Lincoln Memorial menjelang acara UFC Gedung Putih

    UFC Freedom 250 akan dilanjutkan setelah ⁠seorang hakim federal menolak tuntutan hukum terhadap acara tersebut pada hari Jumat. Ilia Topuria mendorong Justin Gaethje di depan Lincoln Memorial di Washington, DC,…

    Bocah Korban Bully di Jakpus Masih Trauma, Takut Bertemu Anak Lain

    Jakarta – Bocah berusia 6 tahun berinisial MWP yang menjadi korban perundungan di Taman Kramat, Jakarta Pusat, masih mengalami trauma usai insiden yang membuatnya sempat tak sadarkan diri dan harus…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *