Polisi dan IPB Selidiki Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi

Bogor

Unggahan viral berisi narasi dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi IPB University, Bogor, Jawa Barat (Jabar), viral di media sosial. Polisi dan pihak kampus turun tangan melakukan penelusuran.

“Terkait isu ini, Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus IPB telah berkoordinasi dengan pihak Fakultas dan Satgas PPKS IPB untuk menelusuri fakta dan mencari informasi terkait kronologi peristiwa dimaksud,” kata Direktur Kemitraan Startegis, Komunikasi dan Pemasaran Alfian Helmy ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/3/2026).

“Masih dalam proses identifikasi dan investigasi internal,” imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isu pelecehan seksual dari seorang mahasiswa terhadap mahasiswi IPB beredar di media sosial. Salah satu akun organisasi mahasiswa juga mengunggah seruan agar pihak BEM IPB mengambil sikap terkait isu tersebut.

Alfian mengatakan pihak kampus berkomitmen untuk menangani setiap laporan dugaan kekerasan seksual secara serius, profesional, dan berkeadilan. Penanganan dilakukan dengan hati-hati.

“IPB University tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus. Setiap informasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran akan ditelusuri secara seksama sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku,” kata Alfian dalam keterangan tertulis.

Kasat PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri mengatakan belum ada laporan resmi dari pihak korban. Saat ini, pihaknya masih melakukan penelusuran terkait isu tersebut.

“Untuk laporan belum ada, lagi coba pendekatan ke IPB untuk penelusuran terkait informasi tersebut,” kata Silfi.

(sol/haf)

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *