Bisakah perang AS-Israel dengan Iran memicu inflasi global?

Harga minyak seiring dengan reaksi pasar terhadap setiap konflik yang terjadi.

Perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah menyebabkan guncangan pasokan energi terbesar dalam beberapa dekade.

Selat Hormuz sebenarnya ditutup, dan serangan terus dilakukan terhadap fasilitas energi di Timur Tengah, sehingga mengguncang pasar minyak.

Mulai dari warga Amerika yang mengisi tangki mereka di pompa bensin hingga pabrik-pabrik di Eropa dan perekonomian Asia, dampaknya sudah terasa.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kenaikan harga minyak adalah “harga yang sangat kecil yang harus dibayar” demi “keamanan dan perdamaian”. Namun para investor merasa khawatir bahwa jika konflik berlanjut, ada bahaya stagflasi.

  • Related Posts

    Prabowo Panggil Rosan, Bahlil hingga Dony Oskaria ke Kertanegara

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta. Prabowo menerima laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani terkait…

    ⁠Dugaan Rasuah MBG, Ini Sosok dan Peran Kelima Tersangka

    Jakarta – Kejagung mengusut kasus dugaan korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG) dan telah menetapkan 5 orang tersangka. Kelima tersangka itu terdiri dari para mantan pimpinan Badan Gizi Nasional…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *