Bisakah perang AS-Israel dengan Iran memicu inflasi global?

Harga minyak seiring dengan reaksi pasar terhadap setiap konflik yang terjadi.

Perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah menyebabkan guncangan pasokan energi terbesar dalam beberapa dekade.

Selat Hormuz sebenarnya ditutup, dan serangan terus dilakukan terhadap fasilitas energi di Timur Tengah, sehingga mengguncang pasar minyak.

Mulai dari warga Amerika yang mengisi tangki mereka di pompa bensin hingga pabrik-pabrik di Eropa dan perekonomian Asia, dampaknya sudah terasa.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kenaikan harga minyak adalah “harga yang sangat kecil yang harus dibayar” demi “keamanan dan perdamaian”. Namun para investor merasa khawatir bahwa jika konflik berlanjut, ada bahaya stagflasi.

  • Related Posts

    DPRD DKI Jakarta Bahas Regulasi Pembangunan Keluarga dan Lingkungan

    INFO TEMPO – DPRD DKI Jakarta menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi serta jawaban gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda tentang Pembangunan Keluarga dan…

    Imigrasi Tangkap WN Portugal Buron Pembunuhan di Jaksel, Langsung Dideportasi

    Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menangkap seorang warga negara (WN) Portugal inisial MG (30) di Jakarta Selatan. MG diketahui merupakan buron kasus pembunuhan berencana sadis di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *