Swara Jakarta '80S Rilis Single 'Betawi Mash Up', Padukan 2 Lagu Tradisional

Jakarta

Swara Jakarta ’80s resmi meluncurkan single ‘Betawi Mash Up’ dengan memadukan lagu Betawi ‘Sirih Kuning’ dan ‘Kicir-Kicir’. Single tersebut diluncurkan untuk membuktikan bahwa semangat berkarya tidak mengenal usia.

“Kehadiran ‘Betawi Mash Up’ menjadi bukti bahwa semangat berkarya tidak mengenal usia. Bersama SJ’80s, harmoni bukan hanya tentang nada, tetapi tentang persahabatan, budaya, dan semangat untuk terus berkarya,” ujar Pendiri Swara 80’S, Herlambang Setyanto, dalam jumpa pers, di Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).

Swara Jakarta '80s saat jumpa pers peluncuran single 'Betawi Mash Up'. (Devi/detikcom)Swara Jakarta ’80s saat acara peluncuran single ‘Betawi Mash Up’. (Devi/detikcom)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herlambang mengaku bersyukur ‘Betawi Mash Up’ telah dirilis. Aransemen karya tersebut dipimpin langsung oleh coach Pujo Herlambang dan dinyanyikan Swara Jakarta ’80S.

“Dan alhamdulillah, kebetulan sebelum puasa kemarin kita sudah punya satu jagoan gitu ya, lagu ‘Betawi Mash Up’ ini yang sudah dirilis, diaransemen oleh Coach Pujo, dinyanyikan bersama oleh anggota Swara Jakarta 80 dan sudah dirilis ke YouTube, ke mana aja? Spotify juga, ya, dan Apple Music,” jelasnya.

“Ini mudah-mudahan bagian dari legasi. Legasi Swara Jakarta 80 berbuat atau berperan nyata dengan kehidupan musik, khususnya budaya di Jakarta ini,” tambahnya.

Ketua Swara Jakarta 80’S Raditya Padmawangsa mengatakan organisasi Swara Jakarta ’80S menjadi organisasi yang lebih baik. Dengan pelatihan oleh Coach Pujo, komunitas atau organisasi ini bisa dikenang maupun dipuja.

“Dan menerjemahkan apa yang diajarkan oleh coach (Pujo) tentang bagaimana membuat komunitas ini dikenang, dipuja, terkenal, tapi organisasinya atau orang-orang anggotanya itu, dapat dikelola dengan baik. Karenanya maka keunikan dari komunitas ini yang mungkin berbeda dengan komunitas yang lain, itu menjadi eh visi kami dalam mengemban amanah membentuk atau mengerjakan, mengelola organisasi ini,” jelasnya.

‘Betawi Mash Up’ merupakan perpaduan kreatif dari dua lagu tradisional Betawi, Kicir-Kicir dan Sirih Kuning. Keduanya diaransemen ulang menjadi satu kesatuan komposisi yang lincah, enerjik, dan menggugah semangat, namun tetap menghormati akar tradisinya.

“Aransemen ini dibangun dalam enam pecahan suara Sopran, Mezzo, Alto, Tenor, Bariton, dan Bass yang dinyanyikan secara harmonis oleh seluruh anggota SJ’80s. Dalam proses kreatifnya, pemilihan lagu didasari oleh kecintaan pada budaya Betawi serta keinginan untuk menghadirkan karya yang membumi namun modern,” ujar Pujo.

“Tantangan teknis dalam mengolah dua lagu menjadi satu aransemen utuh,penyusunan notasi enam suara, hingga proses latihan intensif bersama anggota yang dengan bangga menyebut diri sebagai oma dan opa. menjadi bagian dari perjalanan kreatif yang penuh warna,” lanjutnya.

(dvp/fca)

  • Related Posts

    KPK OTT Bupati Rejang Lebong Bengkulu

    Jakarta – KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) kepada Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. OTT ini menjadi yang kedua di bulan Ramadan 2026. “Benar, Bupati Rejang Lebong,” ujar Wakil…

    Diterjang Angin, Gedung SD Ra'ong di Manggarai Barat Ambruk

    Manggarai Barat – Gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ra’ong di Kampung Ra’ong, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ambruk. Gedung tersebut ambruk usai diterjang angin.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *