Pramono Janji Bikin Jakarta Jauh Lebih Meriah Sambut Ramadan dan Idul Fitri

Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku ingin menjadikan Jakarta lebih meriah menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1.447 Hijriah. Pramono bakal membuat ornamen bertema Ramadan dan Idul Fitri memeriahkan Kota Jakarta.

Hal itu disampaikan Pramono Anung saat memberikan sambutan di acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026). Mulanya, Pramono mengungkap pertumbuhan ekonomi Jakarta yang relatif lebih baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jakarta ini dibandingkan dengan daerah-daerah lain pertumbuhan ekonominya relatif lebih baik. Kita tumbuh 5,21%, nasional 5,11%. Bahkan di Q4 kemarin kita tumbuh 5,71% tertinggi, dan itu tidak mungkin tanpa kerja keras kita bersama-sama,” kata Pramono Anung dalam sambutannya.

Pramono mengatakan pihaknya memberikan keluasan untuk gelaran kegiatan di Jakarta sebagai stimulus jalannya roda ekonomi. Dia lalu menyinggung ada unsur Betawi yang dimasukan ke dalam berbagai kegiatan yang digelar Pemprov DKI seperti Christmas Collosal, tahun baru, hingga pembukaan Festival Imlek.

“Maka kemudian untuk menstimulasi atau menjalankan roda ekonomi ini menjadi baik, semua kegiatan sekarang saya memberikan ruang yang luas. Contohnya yang tadi juga disampaikan oleh Bang Foke, ketika Natalan dan Tahun Baru kemarin, nggak ada yang namanya Christmas Colossal itu yang begitu diadakan di Jalan Sudirman-Thamrin,” kata Pramono.

“Tetapi tanpa Bapak Ibu Saudari sadari, tolong dicek, saya meminta ada Betawinya dalam semua kegiatan. Bahkan kemarin ketika membuka Imlek, tanpa orang sadari, nari dulu Betawinya. Lihat di YouTube-nya, nari dulu Betawinya. Karena apa? Nggak bakal ada akulturasi Betawi dengan Tionghoa kalau masyarakat Betawi tidak kemudian terlibat di depan,” imbuhnya.

Pramono lalu mengatakan bakal membuat Jakarta lebih meriah menyambut Ramadan dan Idul Fitri pada 18 Februari mendatang. Dia mengatakan ornamen bertema Ramadan dan Idul Fitri tidak akan kalah saat perataan Natal maupun Imlek.

“Maka itulah yang saya lakukan. Nah nanti begitu tanggal 18 Februari, Jakarta berubah menjadi menyambut Ramadan dan Idul Fitri, nggak kalah dengan Natalan maupun Imlek-nya. Pokoknya saya akan membuat Jakarta jauh lebih meriah terhadap itu,” ujarnya.

Tonton juga video “Boleh Ada Sahur on The Road Gak di Jakarta? Ini Kata Pramono”

(mib/isa)

  • Related Posts

    Somaliland akan membuka kedutaan di Yerusalem, Israel di Hargeisa: Utusan

    Langkah ini dilakukan beberapa bulan setelah Israel secara resmi mengakui kemerdekaan wilayah Somalia yang memisahkan diri. Somaliland akan membuka kedutaan besarnya di Yerusalem dan Israel akan segera membangun perwakilannya di…

    'Menembus Langit' Aljir dari Masjid Terbesar di Dataran Afrika

    Aljir – Di tepi Teluk Aljir, di antara bisik ombak Mediterania dan hiruk kota, berdiri sebuah mahakarya yang membuat waktu seolah berhenti sejenak. Great Mosque of Algeria, atau Djamaa el-Djazair,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *