Pemuda di Madiun Tabrakan Diri ke Kereta Usai Hadiri Pemakaman Ibunya

Madiun

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pemuda inisial SH (35) di Kecamatan Wonoasri, Madiun, tewas usai tertabrak kereta api. Korban diduga menabrakan diri ke kereta setelah depresi ditinggal meninggal ibunya.

“Betul kejadian warga menabrakkan diri ke kereta api kejadian sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB dan saat ini baru selesai melakukan olah TKP,” kata Kapolsek Wonoasri AKP Eka Supriyadi dilansir detikJatim, Kamis (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB. Jenazah korban ditemukan meninggal di lokasi.

“Kita autopsi dan akan kita serahkan ke keluarga,” ujar Eka.

Menurut Eka, korban diduga mengalami depresi setelah ibunya meninggal pada pagi harinya. Korban juga sempat datang ke pemakaman ibunya.

Polisi menduga korban sengaja menabrakan diri ke kereta. Korban juga menuliskan surat wasiat yang berisi permintaan dimakamkan satu liang dengan ibunya.

Baca selengkapnya di sini

(ygs/eva)

  • Related Posts

    Respons Cepat 110 Temukan Tas Bocah Tertinggal di Sabang Tengah Malam

    Kota Depok – Seorang ibu bernama Lia membagikan pengalamannya pertama kali menghubungi call center 110 Polri. Lia meminta bantuan 110 untuk mengecek tas berisi tablet milik putrinya, C (7) yang…

    Projo Ungkap Kesehatan Jokowi Sudah Pulih 99 Persen

    SEJUMLAH kelompok relawan pendukung mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta pada awal Mei kemarin. Kelompok relawan yang dimaksudkan antara lain, Projo dan Bara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *