Sekretaris BKPSDM Lampung Tengah Dipanggil KPK Terkait Suap Bupati Ardito

Jakarta

KPK masih mengusut kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Lampung Tengah nonaktif, Ardito Wijaya. Sejumlah saksi pun kembali dipanggil terkait perkara ini, salah satunya Sekretaris BKPSDM Kabupaten Lampung Tengah, Andi Carda.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama AC, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Lampung Tengah,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Selain Andi Carda, KPK juga memangil dua saksi lainnya dari pihak swasta bernama Agustam dan Sandi Harmoko. Budi belum menjelaskan hal yang akan didalami oleh penyidik dalam pemeriksaan hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, KPK juga memanggil Sekretaris Dewan DPRD Lampung Tengah Yasir Asromi untuk diperiksa. Yasir diperiksa pada Rabu (4/2).

Yasir diperiksa bersamabKasubag Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, Dedi Budi Hartono. Pemeriksaan saat itu dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan total lima orang sebagai tersangka. KPK menduga Ardito mematok fee 15-20 persen untuk sejumlah proyek di Lampung Tengah sejak dia dilantik pada Februari 2025.

KPK menduga Ardito meminta anggota DRPD Lampung Tengah bernama Riki Hendra Saputra (RHS) mengatur pemenang pengadaan barang dan jasa di sejumlah dinas. Pengadaan barang dan jasa itu disebut harus dimenangi oleh perusahaan milik keluarga atau milik tim sukses Ardito saat Pilkada Lampung Tengah.

Singkat cerita, Ardito diduga menerima fee Rp 5,25 miliar dari sejumlah rekanan melalui Riki dan Ranu Hari Prasetyo selaku adik Ardito. Duit itu diduga diterima dalam periode Februari-November 2025.

Ardito juga diduga menerima duit Rp 500 juta dari pengadaan alat kesehatan. KPK menduga duit itu digunakan untuk dana operasional Bupati sebesar Rp 500 juta serta pelunasan pinjaman bank saat kampanye sebesar Rp 5,25 miliar.

Berikut ini lima tersangka perkara ini:
1. Ardito Wijaya selaku Bupati Lampung Tengah periode 2025-2030,
2. Riki Hendra Saputra selaku anggota DPRD Lampung Tengah,
3. Ranu Hari Prasetyo selaku adik Bupati Lampung Tengah,
4. Anton Wibowo selaku Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat Bupati,
5. Mohamad Lukman Sjamsuri selaku pihak swasta atau Direktur PT Elkaka Mandiri.

(kuf/zap)

  • Related Posts

    3 Cara Aktivasi Ulang BPJS PBI yang Sempat Dinonaktifkan

    Jakarta – BPJS PBI tiba-tiba nonaktif? Tidak perlu khawatir sebab Anda dapat melakukan aktivasi ulang. Bagaimana caranya? Mengutip dari akun Instagram BPJS Kesehatan (@bpjskesehatan_ri), peserta PBI yang dinonaktifkan punya opsi…

    Gunung Lokon Sulut Status Waspada, Ada Potensi Lahar di Sungai

    Jakarta – Status Gunung Lokon, yang berada di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), naik ke level II atau waspada. Warga dan wisatawan diimbau menjaga jarak serta mewaspadai potensi lahar pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *