2 Pencuri Sapi di Lampung Ditembak Polisi, 1 Pelaku Tewas

Jakarta

Dua dari empat pelaku komplotan spesialis pencuri sapi di Kabupaten Pringsewu, Lampung, ditembak polisi. Satu pelaku tewas usai menjalani perawatan di rumah sakit.

Dilansir detikSumbagsel, Selasa (20/1/2026), Kapolres Pringsewu AKBP Yunnus Saputra menjelaskan kedua pelaku diberikan tindakan tegas terukur karena memberikan perlawanan kepada anggota pada saat proses penangkapan.

“Jadi mereka ini posisinya sudah tertangkap, namun mereka ini memberontak hingga merusak borgol dan ingin merampas senjata api anggota. Karena hal tersebut, keduanya langsung diberikan tindakan tersebut,” kata AKBP Yunnus, Senin (19/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yunnus menyebut kedua pelaku yang ditembak langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun setelah kondisi membaik keduanya diperbolehkan dibawa ke mapolres.

“Ada satu yang meninggal dunia, ini sebelumnya dua pelaku dirawat di rumah sakit dan kondisi membaik, namun setelah beberapa jam berada di polres kondisi menurun hingga kami bawa kembali ke rumah sakit dan di sana pelaku bernama Candra ini dinyatakan meninggal dunia,” ucapnya.

Jenazah Candra telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. “Untuk jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga,” tandasnya.

Simak selengkapnya di sini.

(fas/fas)

  • Related Posts

    Mengapa pemilu Armenia mendapat perhatian begitu besar di luar negeri?

    Rusia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa semuanya mempunyai kepentingan karena geopolitik menjadi pusat perhatian. Armenia sedang menuju tempat pemungutan suara. Para pemilih akan memilih antara Perdana Menteri Nikol Pashinyan, yang…

    100 hari setelah perang melawan Iran, Trump gagal menggalang dukungan AS

    Hari Minggu menandai 100 hari perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Namun seiring dengan berlanjutnya perundingan pertempuran dan gencatan senjata, konflik tersebut tetap tidak populer di kalangan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *