Tim SAR Siapkan Jalur Pendakian Evakuasi Pesawat ATR 42-500

TIM SAR (Search And Rescue) gabungan menyiapkan jalur pendakian sebagai rute utama evakuasi dalam penanganan kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di kawasan Puncak Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Jalur tersebut dipilih karena dinilai paling aman dan mudah dijangkau dibandingkan akses lain yang lebih dekat namun terjal.

Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan rencana evakuasi akan dilakukan setelah tim mencapai titik koordinat penemuan badan dan ekor pesawat. “Kami merencanakan jalur evakuasinya tetap menggunakan jalur pendakian karena memang itu akses yang mudah untuk dijangkau. Sebenarnya ada yang dekat, cuma terjal. Makanya kita mengambil faktor keselamatan,” kata Andi dalam keterangan video, Ahad, 18 Januari 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Andi, tim SAR gabungan telah menyiagakan ratusan personel untuk mendukung proses evakuasi di medan pegunungan tersebut. Ia menyebutkan ratusan personel itu siap untuk membantu penanganan di lokasi. “Di bagian sini ada sekitar 400 sampai 500 personel yang bisa membantu dalam proses evakuasi,” kata dia. 

Sebelumnya, Andi mengatakan bagian besar pesawat pertama kali dilaporkan oleh kru udara AI-7301 (Boeing 737-200) dan H-2213 (Caracal H225M). “Sudah terlihat, sudah terlihat badan pesawatnya beserta ekornya,” ujar Andi, Ahad pagi. 

Andi menjelaskan pemantauan udara dilakukan sejak pagi. Pesawat AI-7301 lepas landas dari Lanud Hasanuddin pada pukul 06.47 Wita, disusul helikopter H-2213 pada pukul 07.07 Wita. Pada pukul 07.26 Wita, kru AI-7301 melaporkan indikasi serpihan pesawat berwarna putih di atas kawasan Bukit Bulusaraung.

Helikopter H-2213 kemudian bergerak mendekati titik tersebut dan kembali melaporkan keberadaan serpihan pesawat di sebelah utara puncak Bulusaraung sekitar pukul 07.35 Wita. Dari hasil pengamatan lanjutan, tim SAR memastikan temuan berupa badan dan ekor pesawat berada di lereng selatan kawasan puncak, dengan posisi badan pesawat di sisi utara puncak Bulusaraung.

Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan pendekatan pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Badan dan ekor pesawat ditemukan di lereng Puncak Bulusaraung, di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep.

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Begini Kondisi Puing Pesawat ATR di Puncak Bulusaraung

    SALAH satu puing pesawat ATR 42-500 tampak berserakan di lereng Puncak Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Potongan badan pesawat dengan rangka aluminium berwarna hijau pucat terlihat terlipat dan robek, sebagian tertanam di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *