PRESIDEN Prabowo Subianto mengkoreksi desain pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang saat ini sedang berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa koreksi itu salah satunya agar IKN dapat mengantisipasi kebakaran hutan.
Prabowo, kata Prasetyo, ingin IKN memiliki lebih banyak embung. “(Koreksi) desain itu kan dalam artian luas juga ya, termasuk fungsi itu kan misalnya sebuah kawasan perlu diperhatikan desain dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung,” ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Koreksi itu, Prasetyo berujar, disampaikan Prabowo untuk mengantisipasi iklim dan kondisi lingkungan IKN. “Karena di sana kan masalah ikut itu satu ada panas, kedua ada potensi kebakaran hutan karena di wilayah pulau yang banyak hutan,” ucap politikus Partai Gerindra ini.
Maka dari itu, Prabowo ingin agar Otorita IKN mempertimbangkan potensi-potensi bencana itu dalam desain kota baru tersebut. Prasetyo berujar Otorita IKN juga diminta untuk terus melakukan perbaikan dalam aspek iklim dan lingkungan, seperti dengan pemasangan sensor. “Ini diminta uji coba terus,” ucap Prasetyo.
Presiden Prabowo sebelumnya memberikan koreksi desain dan fungsi IKN saat mengunjungi lokasi tersebut pada Senin, 12 Januari 2026. Dalam kunjungan perdana Prabowo sebagai presiden ke IKN, Kepala Negara menerima laporan perkembangan pembangunan dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Adapun IKN ditargetkan berfungsi sebagai ibu kota politik pada 2028. Ketentuan itu ada dalam amanat Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.
Prabowo memberikan sejumlah catatan terhadap pembangunan megaproyek warisan Joko Widodo itu. Di antaranya untuk perbaikan desain hingga percepatan proses pembangunan.
Pada Senin petang, 12 Januari 2026, untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai presiden, Prabowo Subianto mengunjungi IKN. Ia mendarat di Helipad Halaman Istana Negara, Kawasan IKN, sekitar pukul 17.47 WITA.
Prabowo terakhir kali berkunjung ke IKN saat dirinya telah ditetapkan sebagai presiden terpilih, namun masih menjabat Menteri Pertahanan, pada 13 September 2024. Prabowo beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju kala itu menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Jokowi di Istana Garuda. Pertemuan itu menjadi sidang kabinet paripurna terakhir yang dipimpin Jokowi.
Kepala Otorita IKN Basuki mengatakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan percepatan pembangunan ibu kota baru itu. “Saya mendampingi Presiden Republik Indonesia, Bapak @prabowo, dalam kunjungan kerja beliau ke Ibu Kota Nusantara sebagai penegasan komitmen pemerintah untuk mengawal keberlanjutan Nusantara sebagai Proyek Strategis Nasional,” kata Basuki pada takarir di akun Instagram @basukihadimuljono, Selasa, 13 Januari 2026.






